Kamis, 22 November 2018
Peristiwa - Daerah

Ahmad Basarah: Mahasiswa jangan Lupa Sejarah

Ahmad Basarah: Mahasiswa jangan Lupa Sejarah Wakil MPR RI Ahmad Basarah saat mengisi dialog kebangsaan di Gedung Widyaloka UB. (FOTO: Imadudin Muhammad/Times Indonesia)
Senin, 05 November 2018 - 14:36

TIMESINDONESIA, MALANGWakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengajak mahasiswa untuk tidak melupakan sejarah. Menurutnya, sejarah telah mencatat bahwa Indonesia hadir bukan karena serta merta.

"Negara ini hadir karena pengorbanan darah dan air mata nyawa pahlawan," kata Basarah dalam dialog kebangsaan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (5/11/2018). 

Basarah mengungkapkan pemuda harus diingatkan akan perjuangan pahlawan yang membentuk bangsa Indonesia. Ia mengatakan ideologi bangsa ini juga sudah mulai terusik dengan adanya dua ideologi transnasional yakni ideologi liberal dan ideologi radikalisme.

"Penggunaan smartphone ini harus diimbangi dengan benteng diri yang kuat," katanya.

Ia mengatakan pemuda harus mendalami ideologi Pancasila bukan hanya sebatas literasi. Namun, juga harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, Pakar Politik dan Tata Negara, Dr M Ali Safaat mengatakan pemuda harus memiliki identitas bangsa yang kuat. Ia juga mengatakan bahwa ideologi Pancasila juga harus terus digaungkan agar negara kesatuan republik Indonesia ini tetap terjaga.

Dialog Kebangsaan yang digelar Pusat Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Brawijaya (PMPK UB) ini, mengangkat tema Sinergi Semangat Sumpah Pemuda, Resolusi Jihad, dan Kebudayaan, menghadirkan sejumlah narasumber di Gedung Widyaloka, UB, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (5/10/2018). 

Narasumber dalam dialog kebangsaan ini yakni Menpora Imam Nahrawi, Wakil MPR RI Ahmad Basarah, Pakar Hukum dan Tata Negara UB Dr M Ali Safaat. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration