Kamis, 22 November 2018
Entertainment

Setia di Jalur Dangdut Klasik, Nona Ayu Mantap Berkarir di Surabaya

Setia di Jalur Dangdut Klasik, Nona Ayu Mantap Berkarir di Surabaya Ayu Maharani atau Nona Ayu (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Minggu, 04 November 2018 - 08:12

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Popularitas dangdut klasik nyatanya justru membawa penyanyi cantik ibukota berlabuh di Surabaya. Sekelumit kisah tentang perjalanan karir keartisan Nona Ayu, untuk berkiprah di Kota Pahlawan memang tak biasa.

Usai hengkang dari label ternama dan hingar bingar ibu kota, Nona Ayu optimis berkiprah di Jawa Timur. Meskipun bukan sesuatu yang mudah, sebab bungsu dari enam bersaudara ini harus meninggalkan keluarga besarnya yang tinggal di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Namun, tekad pemilik nama Ayu Maharani untuk meninggalkan industri musik ibukota yang sudah membesarkan namanya sejak tahun 2013 ternyata jauh lebih kuat.

NOna-Ayu-a.jpg

Ayu bersyukur orangtuanya memahami niatnya tersebut dan memberi restu atas keinginannya pindah ke Surabaya.

Ini memang tidak biasa, karena umumnya justru banyak artis mengincar Jakarta sebagai tumpuan pengembangan karirnya.

“Saya yakin di Surabaya saya tetap bisa punya masa depan karir yang tak kalah bagusnya dibanding ketika masih di Jakarta,” ujar Nona Ayu, saat bertandang ke LTC Co-Working Space, Kawasan Jalan Kendangsari, Surabaya, Kamis (1/11/2018) lalu.

Terbukti keyakinan Nona Ayu yang juga terampil menari ini benar. Meski tak lagi tinggal di Jakarta, keseharian perempuan kelahiran 23 Juli 1993 ini tak pernah sepi dari jadwal mengisi panggung demi panggung.

Hingga kemudian dia bertemu pencipta lagu S Yuda yang kemudian menyodorkan komposisi berjudul ‘Goresan Cinta’. Lagu yang masih dalam format dangdut klasik ini merupakan single kedua setelah sebelumnya Nona Ayu hadir lewat lagu ‘Belahan Jiwaku’.

Seperti ‘Belahan Jiwaku’, komposisi ‘Goresan Cinta’ masih bertema cinta. Bedanya, lagu baru ini bertutur tentang ‘rasa sakit’.

“Lagu itu menggambarkan rasa sakit ketika cinta sejati dikhianati,” ungkap Nona Ayu yang kini bernaung di bawah manajemen artis Penakita Media Communication.(*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Registration