Rabu, 21 November 2018
Gaya Hidup

Yuk Hempaskan Stres Dengan Bahan Makanan ini

Yuk Hempaskan Stres Dengan Bahan Makanan ini Ilustrasi (FOTO: Thinkstock/Wavebreakmedia Ltd)
Minggu, 28 Oktober 2018 - 10:02

TIMESINDONESIA, JAKARTAMeredakan stres tak harus dengan berlibur atau travelling. Beberapa bahan makanan diakui mampu dapat menghempaskan stres. Bukan makanan yang manis atau berlemak. 

Ahli Gizi Melissa Eboli, memaparkan beberapa bahan makanan yang mampu menekan stres.

1. Biji bunga matahari 

Eboli berpendapat biji bunga matahari adalah bahan yang bagus untuk ditambahkan dalam hidangan, demi mengurangi stres. Sementara Ahli gizi Cynthia Sass juga mengatakan, biji bunga matahari kaya akan magnesium. 

Magnesium telah terbukti membantu meringankan depresi, kelelahan, dan meredakan emosi. Biji bunga matahari dapat ditambahkan pada salad atau sebagai topping untuk sajian pasta. Tak suka biji bunga matahari? Anda dapat menggantinya dengan kacang mete, biji labu, atau almond. 

2. Kacang-kacangan 

Stres menguras persediaan vitamin B dalam tubuh. Untuk mengatasinya, kita bisa mengonsumsi kacang. "Vitamin B menjaga neurotransmiter yang merangsang rasa bahagia dan membantu menangani respons stres fight-or-flight," kata Psikolog, Ellen Albertson yang dikutip dari Eatingwell. 

Periset dari Penn State menemukan kandungan potasium dalam kacang juga dapat mengurangi tekanan darah, dan mengurangi tekanan di jantung. 

3. Paprika merah 

Paprika merah mengandung vitamin C hampir dua kali lipat dari jeruk, yaitu sekitar 95 miligram per porsi. Sementara itu, jeruk hanya mengandung 50 miligram per porsi. Dalam riset Psychopharmacology, mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam dosis tinggi sebelum melakukan kegiatan yang memicu stres, memiliki tekanan darah lebih rendah. 

Mereka juga mengalami pemulihan dari lonjakan kortisol yang cepat daripada orang yang mengonsumsi plasebo. "Diet yang mengandung makanan kaya vitamin C menurunkan kortisol dan membantu orang mengatasi stres," kata Pakar Diet Elizabeth Somer. 

4. Bayam 

Menurut Ahli Gizi dan Nutrisi Heather Mangieri, sayuran berdaun hijau seperti bayam mengandung folat. Folat dapat menghasilkan dipamin, yang merupakan bahan kimia otak untuk merangsang perasaan bahagia dan membantu kita tetap tenang. Selain diolah menjadi makanan, kita bisa mengolahnya dengan cara diblender dan dicampurkan ke dalam smoothie. 

Selain itu, kita bisa menambahkannya ke dalam campuran omelet tahu. Kita juga bisa menambahkannya ke dalam beragam bahan makanan favorit. Namun, kandungan gizi dalam bayam akan hilang sata kita memanaskannya. 

5. Cokelat 

Selain rasanya yang nikmat, cokelat juga bisa menjadi pereda stres. Eboli mengatakan makanan lezat ini bisa meminimalkan stres, terutama cokelat hitam. Kita bisa menambahkan cokelat dalam hidangan penutup atau berbagai olahan lain sesuai selera, tanpa khawatir adanya efek samping. 

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Proteome Research membuktikan, hanya dalam dua minggu orang-orang yang mengonsumsi cokelat dengan cokelat sebesar 1,4 ons setiap hari, memiliki kadar hormon kortisol yang rendah. Demi mendapatkan manfaat yang maksimal, pilih cokelat dengan kandungan kakao minimal 70 persen. 

Namun, cokelat hitam tinggi kalori. Jadi, jangan terlalu banyak mengonsumsinya. 

6. Salmon 

Somer menjelaskan, omega-3, khususnya DHA, dapat menjaga kesehatan mental. Riset dalam Brain, Behavior and Immunity menemukan, orang yang setiap hari mengonsumsi suplemen omega-3, yang mengandung DHA dan EPA, tingkat kecemasannya berkurang. Tingkat kecemasan tersebut berkurang hingga 20 persen hanya dalam 12 minggu. Bahan makanan yang kaya omega-3 bisa berupa biji rami, walnut, dan kedelai. 

Mengonsumsi sekitar dua porsi salmon dalam seminggu atau minyak ikan lainnya sudah mampu memenuhi kebutuhan kita. Demi memastikannya, kita bisa berkonsultasi dengan dokter. 

7. Oatmeal 

Albertson menyebutkan, oatmeal juga membantu menghasilkan neutransmitter serotonin yang membantu mengurangi stres. Penelitian di Archives of Internal Medicine menunjukkan, mereka yang mengonsumsi karbohidrat merasa lebih tenang daripada mereka yang menghindarinya. Orang yang menghindari konsumsi karbohidrat justru merasa tertekan. 

Namun, tidak semua karbohidrat memiliki manfaat yang sama. Karbohidrat olahan seperti roti putih dan pasta dicerna tubuh lebih cepat dan meningkatkan gula darah. Inilah yang menbuat karbohidrat jenis ini dapat memperburuk suasana hati dan meningkatkan stres. Jadi, pilihlah karbohidrat kompleks seperti oatmeal, yang dicerna lebih lambat dan tidak meningkatkan gula darah. 

8. Teh herbal 

Riset dari University of College London menemukan, orang yang suka minum teh rendah risikonya untuk mengalami stres. Mereka juga memiliki kadar kortisol yang rendah daripada mereka yang minum plasebo. 

Meksi teh yang dipakai dalam riset tersebut adalah teh hitam berkafein, kafein dapat meningkatkan respons stres pada banyak orang. Jadi, pilihlah minuman yang bebas kafein atau teh herbal. 

Sedangkan Kathie Swift, Ahli Gizi Integratif, mengatakan, minum teh herbal seperti chamomile, peppermint atau teh jahe mampu menenangkan saluran pencernaan. "Inilah yang dapat membantu meringankan stres dengan menenangkan sistem saraf di usus kita," kata Kathie Swift.

Jadi jangan buru-buru travelling saat stres melanda. Coba delapan bahan makanan yang diakui dapat menghempaskan stres tersebut. Jangan lupa biasakan berolah raga. Karena olah raga juga dapat membantu menjaga mood Anda.(*)

Jurnalis :
Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : Kompas

Komentar

Registration