Minggu, 16 Desember 2018
Peristiwa - Daerah

KPK Periksa Bupati Rendra Kresna pada Senin Depan

KPK Periksa Bupati Rendra Kresna pada Senin Depan Inspektur Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti saat memenuhi panggilan KPK sebagai saksi di Mapolres Malang. (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 12 Oktober 2018 - 16:34

TIMESINDONESIA, MALANGKPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi akan melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna sebagai tersangka pada hari Senin (15/10/2018) mendatang. Pemeriksaan itu akan dilakukan di Jakarta.  

Salah seorang penasehat hukumnya,  Gunadi Handoko SH ketika dihubungi, Jumat (12/10/2018) sore membenarkannya. "Tapi dalam pemeriksaan tersangka hanya diperboleh satu orang penasehat hukumnya yang mendampingi saat proses penyidikan," kata Gunadi. 

Gunadi sendiri memastikan tidak akan ikut mendampingi dalam pemeriksaan itu. "Karena hari Senin itu saya ada perkara di luar Malang. Jadi hari Minggu saya sudah berangkat," katanya. 

Sementara itu dua penasehat hukum Rendra yang lain, yakni Imam Muslich SH dan Sudarnadi SH dipastikan yang akan mendampingi Rendra ke Jakarta.

"Kami berdua yang akan ke Jakarta. Karena ketentuannya hanya boleh seorang penasehat hukum yang mendampingi tersangka, maka saya akan gantian sama pak Sudarnadi," kata Imam Muslich. 

Sementara itu hingga Jumat (12/10/2018) sore proses pemeriksaan terhadap para saksi masih terus berlangsung di Polres Malang di Kepanjen.

Ada sembilan saksi yang diperiksa penyidik KPK, yakni Sampurno ( Sekretaris BLH), Tridiyah M (mantan kepala BLH), Dwi July (kasubag keuangan BLH), Sophia L (bendhara BLH), Riki H (swasta), Thory S (BPKAD), M. Imron (BPKAD), Priyatmoko dan Cipto Wiyono.

Sebagai informasi, KPK melakukan sejumlah pengeledahan di berapa kantor dinas di Pemkab Malang.  Dalam perkembangannya, KPK menjadikan Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna sebagai tersangka gratifikasi DAK 2011. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration