Selasa, 23 Oktober 2018
Peristiwa - Daerah

Pemerintah Kota Kediri Berikan Lapangan Pekerjaan kepada Anak Punk

Pemerintah Kota Kediri Berikan Lapangan Pekerjaan kepada Anak Punk Anak punk bekerja pada usaha waralaba makanan minuman. Pekerjaan ini diberikan oleh Pemerintah Kota Kediri.
Kamis, 11 Oktober 2018 - 23:20

TIMESINDONESIA, KEDIRIPemerintah kota Kediri melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri, memberikan usaha kepada anak jalanan atau anak punk.

Para anak jalanan ini diberi kesempatan bekerja pada usaha waralaba makanan minuman serta jasa yang dibuka di kantor satpol PP Kota Kediri. Acara opening waralaba binaan Satpol PP Kota Kediri dilakukan Kamis (11/10/2018) malam. 

Ali Muklis, Kasatpol PP Kota Kediri Ali Muklis, mengatakan pemberian lapangan kerja diharapkan bisa membuat mereka tidak kembali ke jalan. Selain itu, dengan mendapat pekerjaan, anak jalanan ini mempunyai skill dan bisa berdaya dan berguna.

"Dulu mereka hidup di jalanan, setelah mereka mendapatkan pembinaan sekian tahun akhirnya mereka diberdayakan dengan diberi pekerjaan di usaha waralaba makanan dan minuman kaki lima, serta jasa tour dan travel, biar mereka berdaya guna dan tidak lagi kembali di jalanan," ucapnya.

Ali muklis berharap mereka tidak berlama-lama berjualan di jalan, artinya mereka segera sukses dan membuka usaha sendiri di rumah-rumah tidak di jalan.

Para anak jalanan ini bekerja di usaha sosis bakar dan sosis telur, teh comela aneka rasa, serta jasa travel dan tour.

Sementara itu, Ani Rahayuning, anak punk yang telah mendapatkan pekerjaan mengungkapkan, sangat bersyukur atas diberikan lapangan pekerjaan usaha waralaba ini.

"Kami lebih bisa mandiri dan positif tidak hanya mengamen di jalan, minum-minuman keras dan dipandang masyarakat sebelah mata tentang kelakuan anak punk atau anak jalanan, dengan adanya usaha ini kita bisa menunjukkan kepada masyarakat jika kita bisa berubah lebih baik," ucapnya.

Ani Rahayuning berpesan kepada anak punk yang masih hidup di jalanan agar dapat berubah lebih kreatif. Caranya dengan mengikuti bimbingan ketrampilan yang difasilitasi Pemkot Kediri.

"Ayo kita bergerak bagaimana menjadikan sebuah sampah menjadi permata. Ya kita harus berusaha," pesan Ani Rahayuning kepada anak punk. (*)

 

Jurnalis : Canda Adisurya
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Kediri

Komentar

Registration