Minggu, 16 Desember 2018
Peristiwa - Internasional

Jerman Datangkan 40 Generator Listrik untuk Penanganan Gempa Donggala-Palu

Jerman Datangkan 40 Generator Listrik untuk Penanganan Gempa Donggala-Palu Tim SAR berusaha mengevakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan di Hotel Roaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). (FOTO: Antara/Basri Marzuki)
Senin, 08 Oktober 2018 - 18:27

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bantuan pemerintah Jerman berupa 40 generator listrik akan tiba di Balikpapan pada hari ini, Senin (8/10/2018). Bantuan itu akan segera dilirim ke lokasi tsunami dan gempa Donggala-Palu Sulawesi Tengah. Bantuan beserta sejumlah peralatan pendukung tersebut diangkut oleh sebuah pesawat dari Lembaga Bantuan Teknis Jerman (The German Agency for Technical Relief).

"Generator listrik tersebut dapat digunakan untuk memasok listrik kepada masyarakat maupun mengoperasikan sistem komunikasi yang telah mengalami kerusakan di banyak daerah yang terkena bencana. Atas permohonan dari Pemerintah Indonesia, pemasokan generator ini telah didanai oleh dana Bantuan Darurat dari Kementerian Luar Negeri Jerman," demikian pernyataan resmi Kedutaan Jerman di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Untuk selanjutnya, staf Lembaga Bantuan Teknis Jerman akan membantu pihak berwewenang Indonesia dalam pemasangan dan pemakaian generator tersebut.

Untuk diketahui, Dana Tanggap Darurat Pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Central Emergency Response Fund (CERF) telah mengalokasikan sekitar 15 juta dolar AS untuk bantuan pemulihan bencana tsunami dan gempa di Sulteng.

"Pada saat ini, Jerman merupakan kontributor terbesar terhadap pendanaan inti CERF. Selain itu, Kementerian Luar Negeri Jerman turut menyediakan bantuan senilai 1,5 juta euro untuk daerah terdampak di Sulawesi. Uni Eropa juga memberikan kontribusi berarti dalam upaya bantuan secara keseluruhan."

Di luar pendanaan dari pemerintah Jerman tersebut, anggota organisasi bantuan Jerman I.S.A.R Germany telah tiba di zona bencana gempa Donggala-Palu pada hari Sabtu (6/10/2018) lalu. "Mereka membantu tim penanggulangan bencana dari Indonesia dalam pengadaan air bersih. Beberapa peralatan yang digunakan, akan disumbangkan dan dibiarkan tetap ada di Indonesia untuk pemakaian mendatang". (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Sumber : Berbagai Sumber

Komentar

Registration