Senin, 17 Desember 2018
Entertainment

Rilis Tahun Depan, Ini Kisah Menyentuh di Balik Pembuatan Film 'Say I Love U'

Rilis Tahun Depan, Ini Kisah Menyentuh di Balik Pembuatan Film 'Say I Love U' Para pendukung film Say I Love U saat menggelar gathering di Surabaya di sela proses syuting yang dilakukan di Batu, Malang, Jatim, Sabtu (15/9/2018). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Senin, 17 September 2018 - 08:08

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Tidak mudah memproduksi film dengan nilai komersial dan menghibur, tapi film tetap mampu menyampaikan pesan dan kesan kepada penontonnya. Multi Buana Kreasindo (MBK) kembali menghadirkan film sarat inspirasi melalui 'Say, I Love U'yang rencananya akan dirilis pada 2019 mendatang.

Saat cinta tak Iagi sekadar milik berdua, cinta memiliki maknanya yang lebih indah. Sekolah gratis Selamat Pagi Indonesia (SPI) terancam ditutup. Ulah para murid membuat para guru tak nyaman. Reputasi sekolah semakin buruk, kekacauan kerap terjadi. Selain itu, para murid sama sekali tak memiliki rasa percaya diri, karena mereka kebanyakan adalah anak yatim piatu tak mampu. Robet, pemimpin sekaligus biang keonaran, merasa bahwa sekolah tidak memberi harapan masa depan. Robet memanfaatkan Ridwan dan teman-temannya untuk bisa mengacaukan sekolah gratis itu.

Say-I-Love-U-2.jpg

Sepertinya cinta menjadi kata yang tak pernah hadir di sekolah Selamat Pagi Indonesia. Mimpi harus diwujudkan dengan cinta. Tanpa cinta, impian bisa sia-sia. Sheren dan Sayydah menolak menyerah, mereka punya ikatan cinta terhadap sekolah. Sheren bantu Ko Jul, pengelola sekolah, memperbaiki keadaan.

Walau tidak banyak, setidaknya Sheren dan Sayydah berhasil meyakinkan Olfa, Yohana, Dilla dan Wayan bahwa sekolah mereka harus punya prestasi, kebanggaan dan tidak ditutup. Kesinisan Robet berubah menjadi rasa cinta terhadap Sheren. Sayang, sekolah punya larangan agar murid-muridnya tidak berpacaran. Atau bila ketahuan akan menanggung risiko dikeluarkan.

Akankah perjuangan Sheren dan teman - temannya menuai hasil yang indah? Bagaimana dengan kisah cinta Robet dan Sheren? Mampukah Ko JuI membangun SMA Selamat Pagi |ndonesia? Apakah anak-anak yang berlatar belakang keluarga tidak mampu itu mampu mewujudkan impian mereka agar sekolah tidak ditutup?

Sebelumnya, MBK pernah menghasilkan film Mimpi Ananda Raih Semesta (MARS) di 2016 lalu. Film yang dibintangi Acha Septriasa itu memiliki moral story kuat serta value yang tinggi. Say, I Love You menjadi film produksi Multi Buana yang masih membawa pesan yang sama buat penontonnya.

“Kali ini Iebih ke cerita anak muda. Begitu juga dramanya, love story-nya |ebih romantis,” jelas Sahrul Gibran, produser film Say I Love You, saat dijumpai di Surabaya, Sabtu (15/9/2018) kemarin.

Say I Love You masih tetap menggunakan sekolah sebagai latar cerita. Namun yang membedakan adalah bahwa cerita film kali ini benar-benar terinspirasi dari peristiwa yang pernah terjadi atau inspired by true event.

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Registration