Kamis, 15 November 2018
Peristiwa - Daerah

Bhinneka Life Dirikan Puluhan Rumah Sementara di Lombok

Bhinneka Life Dirikan Puluhan Rumah Sementara di Lombok Relawan dari perusahaan asuransi jiwa nasional, Bhinneka Life yang dipersiapkan untuk membangun rumah sementara untuk kemanusiaan di Lombok. (FOTO: Bhinneka Life for TIMES Indonesia)
Minggu, 16 September 2018 - 21:45

TIMESINDONESIA, LOMBOK UTARA – Perusahaan Asuransi Jiwa Nasional, Bhinneka Life akan membangun 30 unit rumah sementara untuk kemanusiaan (Rusuk) bagi korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini dilakukan untuk mempercepat agar Lombok bangkit pasca gempa.

Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono mengatakan, pembangunan RUSUK senilai Rp.51 juta ini akan dikerjakan oleh Yayasan Komunitas Gerak Bareng (Ayo Gerak Bareng) secara bertahap di Dusun Luk Barat, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

"Rusuk berukuran 4x4 meter ini berbahan dasar bambu atau kayu dan atap terpal, serta memiliki satu kamar di dalamnya. Pembangunan Rusuk akan berlangsung 30 hari, dengan target 1 hari satu Rusuk," katanya, melalui keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Minggu (16/9/2018).

Awal pembangunan Rusuk ini, lanjutnya, tidak lepas dari kondisi warga terdampak gempa yang hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian.

"Bhinneka Life ingin menunjukkan kepedulian dengan menyediakan tempat tinggal yang memadai, satu RUSUK untuk satu keluarga," tuturnya. 

Selain bantuan dari perusahaan,dalam kesempatan yang sama Bhinneka Life juga menyalurkan bantuan swadaya karyawan, berupa pakaian layak pakai dan kebutuhan sehari-hari.

Wiroyo menambahkan, program Bhinneka Life Peduli Lombok ini melengkapi program CSR yang sedang berjalan, yaitu Literasi Perencanaan Keuangan untuk para petani, kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), serta Literasi Perencanaan Keuangan untuk paraguru mata pelajaran ekonomi SLTA kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementata, Pendiri Yayasan Komunitas Ayo Gerak Bareng, Ahmad Zaki menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Bhinneka Life.

"Di sini banyak korban ditenda-tenda pengungsian yang minim fasilitas. Kami mengajak berbagai pihak menyediakan tempat tinggal sementara yang lebih baik, sembari menunggu bantuan pembangunan rumah dari pemerintah selesai," tuturnya.

Untuk Rusuk, kata Zaki, mampu bertahan hingga satu tahun ke depan. Dia menjelaskan, untuk mempercepat Lombok bangkit pasca gempa, Yayasan Komunitas Gerak Bareng menargetkan pembangunan rumah sementara di Lombok sebanyak seribu unit, dengan tahap awal pembangunan 100 unit, di mana 30 unit di antaranya dari Bhinneka Life. (*)

Jurnalis : Anugrah Dany Septono
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Lombok

Komentar

Registration