Rabu, 19 September 2018
Peristiwa - Nasional

Tim Ekspedisi Gubernur Gali Kekayaan Budaya Melayu di Kepri

Tim Ekspedisi Gubernur Gali Kekayaan Budaya Melayu di Kepri Masjid Kesultanan Riau Lingga di Pulau Penyengat. (FOTO: Rizki Dwi Putra/TIMES Indonesia)
Minggu, 16 September 2018 - 19:58

TIMESINDONESIA, TANJUNGPINANG – Tim Ekspedisi Gubernur dari APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia) tiba di provinsi ke 4 dari rute ekspedisi yakni Kepulauan Riau dan mengeksplorasi kekayaan budaya melayu di provinsi tersebut.

Tim ekspedisi yang diutus oleh Ketua APPSI Soekarwo ini, pada Sabtu (16/9) melakukan kunjungan ke Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Di Pulau tersebut berdiri salah satu kesultanan terbesar Melayu yakni kesultanan Riau Lingga. Diantara warisan budaya Melayu yang monumental berasal dari Pulau Penyengat adalah Gurindam Dua Belas yang dikarang oleh Raja Ali Haji yang merupakan pujangga Kesultanan Riau Lingga.

Ekspedisi-Gubernur-kepri.jpg

Di Pulau Penyengat lah disemayamkan sastrawan Melayu Raja Ali Haji, yang karyanya melegenda di tanah Melayu dari Indonesia hingga Malaysia. Selain itu di pulau tersebut juga terdapat Makam Raja Haji Fisabilillah yang gugur dalam pertempuran bahari melawan Belanda di Selat Malaka. Peninggalan lain dari Kesultanan Riau Lingga seperti istana dan masjid kesultanan juga masih berdiri megah hingga hari ini.

Sejarawan dari Pulau Penyengat Aswandi Syahri mengungkapkan bahwa Kesultanan Riau Lingga berkuasa tak hanya di wilayah Riau tapi juga hingga ke Malaysia. 

"Kesultanan Johor dan Kesultanan Selangor, pendirinya merupakan adik dari Sultan Riau Lingga. Maka dari itu tak heran, tiap tahun rutin dari Kesultanan di Malaysia rutin berziarah ke Pulau penyengat, untuk menziarahi nenek moyang mereka," jelas Aswandi kepada Tim Ekspedisi Gubernur.

Jurnalis : Ahmad Jilul Qf (DJ-201)
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration