Kamis, 15 November 2018
Peristiwa - Nasional

Ijtimak Ulama' II Digelar, PDIP Sebut KH Ma'ruf Amin sebagai Ulama Besar

Ijtimak Ulama' II Digelar, PDIP Sebut KH Ma'ruf Amin sebagai Ulama Besar KH Ma'ruf Amin (FOTO: Dok TIMES Indonesia)
Minggu, 16 September 2018 - 19:09

TIMESINDONESIA, JAKARTA – PDI Perjuangan menyebut KH Ma'ruf Amin, bakal calon wakil presiden duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, merupakan sosok ulama besar yang dapat memperkuat Jokowi. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan itu menyusul digelarnya Ijtimak Ulama II GNPF untuk membahas dukungan ke Duet Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

"Hadirnya Kiai Ma'ruf sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Pak Jokowi. Ini menunjukkan ke-Indonesiaan kita, kebersamaan kita, antara kekuatan nasionalis dan agamis, bersama dan bersatu untuk Indonesia raya," ujar Hasto kepada wartawan di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

Kata dia, Ijtimak Ulama II GNPF merupakan kebebasan berserikat yang dijamin konstitusi. Hasto mengatakan PDIP selalu menghormati ulama yang membawa peningkatan kualitas bangsa.

"Tapi apapun, kebebasan berserikat dan berkumpul itu dijamin oleh konstitusi. Dalam pandangan kami, diajarkan ulama adalah sosok yang harus kita hormati, sosok yang penuh kebijaksanaan, sosok yang membawa harapan bagi masyarakat berupa upaya-upaya untuk peningkatan kualitas kehidupan," tandasnya.

Tambahan informasi, Ijtima Ulama II GNPF kini sedang berlangsung dan turut dihadiri Prabowo Subianto. Di Ijtima Ulama I, Prabowo ditetapkan sebagai pilihan capres dan ulama sebagai cawapresnya. Adapun yang diusulkan sebagai cawapres adalah Salim Segaf Al Jufri dan Abdul Shomad. Namun atas berbagai pertimbangan Prabowo memilih Sandiaga Uno.

Akhirnya di hari-hari terakhir pendaftaran capres-cawapres, pada Pilpres 2019 mendatang petahana Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin akan berhadapan dengan Duet Prabowo-Sandi. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration