Rabu, 26 September 2018
Ekonomi

Tak Ingin Indonesia Jadi Pasar Asing, Mendag RI Ajak API Kuasai Pasar Domestik

Tak Ingin Indonesia Jadi Pasar Asing, Mendag RI Ajak API Kuasai Pasar Domestik Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Jum'at, 14 September 2018 - 18:54

TIMESINDONESIA, BANDUNGMendag RI Enggartiasto Lukita mengatakan, salah satu cara untuk melindungi pasar tekstil di Indonesia dari gempuran perang dagang Amerika Serikat - Tiongkok yakni dengan cara memenuhi pasar tekstil domestik.

Untuk itu dia menekankan agar Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) harus bisa memenuhi tekstil di pasar domestik Indonesia.

"Kaitannya perang dagang AS dengan RRT pada saat ini memang tidak memberikan efek apa-apa. Tetapi secara tidak langsung arus barang akan masuk. Walaupun sedikit," katanya di Kawasan Juanda, Bandung, Jumat (14/9/2018).

"Satu-satunya cara menghentikan itu adalah memenuhi pasar domestik oleh produk Anda. Saya akan berusaha menutup barang mereka," kata dia.

Dia kembali menegaskan kepada para pengusaha tekstil Indonesia untuk mengisi pasar tekstil. Sebab, apabila pasar tekstil tidak bisa dipenuhi produk lokal, maka dia pun tak bakal bisa untuk terus membendung impor.

"Harus, kudu, wajib isi. Kalau Anda gak bisa mengisi, saya buka kran impor. Sejauh ini saya akan berusaha," katanya.

Selain itu, Enggar juga memastikan pemerintah melalui lintas kementerian dan lembaga bakal mendukung dan memberikan kemudahan pada Industri tekstil dan produk tekstil dalam hal ekspor ke pasar global.

"Kami sangat dukung. Siapapun menterinya akan bantu dan saya tidak akan mungkin sendiri. Ada Menperin, KLHK, dan siapapun terkait, BKPM, bagaimana kita bantu dorong," katanya.

"Kebutuhannya apa, fasilitas apa iklim peraturan usaha seperti apa yang diperlukan untuk capai target ekspor menangkat 30 Milyar dollar lagi (kita tinggu Road Map nya dari Asosiasi) tapi juga penuhi (pasar) dalam negeri," imbuhnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) yang juga Wakil Presiden Direktur PT Pan Broters Tbk, Anne Patricia Sutanto mengatakan untuk bisa menggenjot produksi Industri TPT ini diperlukan adanya kebijakan dan peraturan. Diantaranya yakni kemudahan akses Pasar, terjaga iklim usaha yang kondusif.

Jurnalis : Alfi Dimyati
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration