Senin, 17 Desember 2018
Gaya Hidup

Telat Menikah, Ambil Sisi Positifnya!

Telat Menikah, Ambil Sisi Positifnya! ILUSTRASI - Menikah. (FOTO: Infinidea)
Jum'at, 14 September 2018 - 14:37

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menikah merupakan cita-cita semua orang. Memiliki keluarga yang bahagia tentunya dapat menjadi pelengkap hidup. Sayangnya tak semua orang dapat dengan mudah menemukan pasangan jiwanya. Beberapa orang justru harus pasrah dengan kondisi 'telat menikah'. Jangan sedih, ada sisi positif dari telat menikah yang dapat diambil.

Dilansir dai womentalk, berikut keuntungan telat menikah. 

Anda punya waktu untuk ‘menemukan’ diri sendiri

Penekanannya adalah pada "penemuan" karena banyak orang menjalani hidup tanpa mengetahui siapa mereka sebenarnya. Semakin Anda menunggu sebelum menikah semakin besar kemungkinan Anda menemukan diri Anda, karier ideal Anda dan umumnya jenis kehidupan yang Anda inginkan.

Anda punya waktu untuk bebas

Keputusan untuk menikah adalah keputusan yang berat dan tidak semua orang mampu melakukannya di umur-umur tertentu. Telat nikah membuat Anda bisa membuat keputusan tanpa konsekuensi yang terlalu berat. Anda dapat membeli apa saja dengan gaji Anda. Anda bisa traveling keliling Asia tanpa khawatir meninggalkan anak dan suami. Bebaskanlah hidup Anda!

Anda mempunyai waktu untuk ‘bertumbuh’

Kedewasaan bagi sebagian orang bukan tentang usia, tetapi dengan usia datang pengalaman dan pengalaman itu yang mengajarkan Anda bagaimana menangani kehidupan. Harapan Anda menjadi lebih realistis. Anda tidak lagi percaya bahwa, pernikahan adalah tentang memakai gaun indah, mengambil foto narsis, dan hidup bahagia selamanya.

Anda punya waktu membangun masa depan

Jika Anda pintar, waktu sebelum Anda menikah adalah waktu yang dapat Anda gunakan untuk fokus pada karier Anda, memulai bisnis, dan berinvestasi. Investasikan diri Anda dalam membangun dan menabung untuk Anda sendiri, karena pernikahan dapat memperlambat karier Anda jika Anda seorang wanita.

Anda sempat belajar dari pengalaman pernikahan orang lain

Ketika Anda yang terakhir di grup teman-teman Anda untuk menikah, Anda akan memiliki kesempatan untuk mempelajari pernikahan teman Anda. Sangat bagus untuk memiliki mentor pernikahan dan orang-orang yang beberapa dekade lebih awal dari Anda, misalnya orang tua Anda. Namun, juga bermanfaat untuk memiliki orang-orang seusia Anda yang telah mengalami beberapa tahun pertama pernikahan. 

Anda dapat belajar bagaimana pernikahan teman Anda berjalan. Bagaimana tanggungjawab yang harus diemban teman Anda. Serta soal pengaturan kondisi keuangan keluarga teman Anda tersebut. Ter,asuk soal cara pola asuh pada anak.

Jadi jika Anda telat menikah, jangan galau. Ambil sisi positifnya, dan manfaatkan waktu Anda sebaik mungkin. (*)

Jurnalis :
Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration