Selasa, 25 September 2018
Politik

Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Usul Debat Bahasa Arab

Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Usul Debat Bahasa Arab Wakil Ketua TKN Arsul Sani. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Jum'at, 14 September 2018 - 12:54

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Koalisi duet Prabowo-Sandiaga Uno mengusulkan agar debat kandidat capres-cawapres 2019 menggunakan bahasa Inggris. Merespons hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin juga mengusulkan debat menggunakan bahasa Arab.

"Tidak usahlah genit dengan usul yang aneh-aneh. Karena nanti memunculkan usul debat pakai bahasa Arab atau tes baca Quran atau bahkan lomba shalat yang benar," ujar Wakil Ketua TKN Arsul Sani di Media Center duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2018).

Kendati demikian, pihaknya tidak mau terjebak dengan usulan kubu rival tersebut. Sebab, format debat kandidat ini tidak boleh menabrak aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Bukan tidak berani berdebat dalam bahasa Inggris, melainkan soal debat ini ada aturannya berdasarkan UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara yang menjadi KPU menganut format debat termasuk penggunaan bahasanya," jelasnya.

Dia menilai usulan tersebut merupakan usulan genit yang tidak ada urgensinya. Ketimbang hanya mengusulkan hal-hal aneh, sebaiknya, koalisi Prabowo-Sandiaga Uno mengusulkan agar debat kandidat capres-cawapres lebih ditingkatkan kualitasnya dibanding pilpres yang sudah lalu.

Tambahan informasi, Koalisi partai politik pengusung Prabowo-Sandiaga Uno sebelumnya mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar satu sesi debat capres-cawapres dengan menggunakan bahasa Inggris.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto menuturkan, pemimpin Indonesia bakal bergaul dan banyak berbicara di forum internasional yang memerlukan penggunaan bahasa Inggris. Ia pun mengusulkan agar KPU menggelar satu sesi debat kandidat capres-cawapres 2019 menggunakan bahasa Inggris untuk pasangan duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan pasangan duet Prabowo-Sandiaga Uno(*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration