Selasa, 13 November 2018
Wisata

Melihat Tradisi Ngarak Bantengan Suro di Songgoriti, Kota Batu

Melihat Tradisi Ngarak Bantengan Suro di Songgoriti, Kota Batu Tradisi Ngarak Bantengan Suro dilakukan oleh warga Songgoriti, Kota Batu untuk menyambut tahun baru Jawa. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Kamis, 13 September 2018 - 17:42

TIMESINDONESIA, BATU – Tradisi Ngarak Bantengan Suro terus dilakukan oleh warga Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu setiap tahunnya.

Kurang lebih 1500 orang dengan 750 kepala bantengan diarak dari depan Pesarehan (makam) Mbah Patok mengelilingi Songgoriti dan finish di Pasar Wisata Songgoriti, Kamis (13/9/2018).

Tradisi-Ngarak-Bantengan-Suro-2.jpg

Suara kendang bertalu-talu mengalunkan musik yang menghentak-hentak justru malah menenangkan bantengan. Aroma kemenyan yang tajam menyengat menghidupkan suasana magis ditempat itu.

Sesekali bantengan ini bermanuver, menyeruduk banteng yang lain, sementara rekannya menahan tali kekang yang terikat di kepala Banteng agar tidak bergerak liar.

Malam sebelum diarak keliling desa, Rabu (12/9/2018) kepala banteng yang diarak hari ini, sebelumnya sudah disowankan (dibawa) ke Pesarean Mbah Patok.

“Beberapa kepala banteng milik perwakilan Grup Bantengan, juga milik tuan rumah, ditaruh di Pesarehan Mbah Pathok dan mereka 'suguh' atau membakar dupa dan kemenyan memohon ijin atau sowan kepada yang Mbahu Rekso Punden Songgoriti, “ ujar Ketua LPMK Kelurahan Songgokerto, Rudi Koplo.

Jurnalis : Muhammad Dhani Rahman
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Batu

Komentar

Registration