Kamis, 15 November 2018
Peristiwa - Internasional

BMKG Kuatkan Tiga Peralatan Sistem Jelang Event IMF-World Bank

BMKG Kuatkan Tiga Peralatan Sistem Jelang Event IMF-World Bank Kepala Stasiun Meteorologi Ngurah Rai, Bambang Hargiono. Kamis (13/9/2018).(FOTO: Khadafi/TIMES Indonesia).
Kamis, 13 September 2018 - 17:15

TIMESINDONESIA, BADUNGBMKG Wilayah lll Denpasar menguatkan pelayanan sistem peralatan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ini dilakukan terkait peralihan musim kemarau ke hujan dan ikut serta mendukung event besar Annual Meetiing IMF-World Bank di bulan Oktober 2018 mendatang

Ada tiga buah penguatan sistem peralatan meteorologi yang akan mendukung, yaitu Automated Weather Observing System (Awos), Radar Wind Profiler dan Lidar.

Kepala Stasiun Meteorologi Ngurah Rai, Bambang Hargiono memaparkan untuk peralatan Awos itu adalah peralatan pengamatan unsur cuaca secara real team yang diamati adalah arah dan kecepatan angin, tekanan udara, suhu, kelembapan udara, visibilty dan lainnya.

"Kemudian data dari alat tersebut langsung diinformasikan kepada steakholder bandara I Gusti Ngurah Rai setiap 30 menit," ucapnya di Kantor BMKG Wilayah lll Denpasar. Kamis (13/9/2018) sore.

Kemudian untuk Radar Wind Profiler yang merupakan peralatan mendeteksi kondisi arah dan kecepatan angin, suhu dan kelembaban dari ketinggian permukaan hingaa 3000 m dan mendeteksi beberapa fenomena cuaca yang menganggu penerbangan, salah satunya adalah fenomena Wind Shear dan alat,

Untuk alat yang ketiga, adalah peralatan Lidar, yakni sistem untuk mendeteksi partikel udara kering seperti abu vulkanik di wilayah Bandara. Sehingga apabila terjadi erupsi Gunung Agung yang mengakibatkan abu vulkanik tersebar hingga area Bandara, dapat diantisipasi oleh seluruh stakeholder.

"BMKG Denpasar menambah peralatan dan mengganti peralatan yang lama. Hal itu, untuk melengkapi informasi cuaca dan mendukung keperluan pendaratan dan take off di Bandara Ngurah Rai. Jadi semakin lengkap informasinya dan lebih akurat," kata Bambang Hargiono.(*)

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bali

Komentar

Registration