Kamis, 19 September 2019
Peristiwa - Daerah

Masuk Area PT Holcim, Tiga WNA Asal China Diamankan

Masuk Area PT Holcim, Tiga WNA Asal China Diamankan Foto tiga WNA saat berada di ruangan kantor Secury PT. Holcim Indonesia, Kamis (23/08/2018). (FOTO: Istimewa)
Kamis, 23 Agustus 2018 - 22:37

TIMESINDONESIA, TUBAN – Tiga orang Warga Negara Asing (WNA) asal China diamankan oleh Scuriti PT. Holcim Indonesia Tbk saat hendak masuk ke area pabrik, di Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Belum diketahui pasti maksud dan tujuan tiga WNA itu, kini ketiganya masih dalam pengawalan petugas Pengawas Orang Asing (Poa) Tuban Kamis (23/08/2018) sore.

Kronologi pengamanan tiga WNA itu berlangsung di Pos pintu masuk PT. Holcim saat pengecekan dilingkungan security sekitar Pukul 13.00 WIB. Tiga WNA itu berada di dalam Mobil Conpero Wulling Nopol B-2165-BZA yang dikemudikan oleh Febrianto Alwi dengan tujuan masuk ke area PT.Holcim.

Sesampainya di pintu pos scurity dilakukan penghentian dan pemeriksaan oleh Security bernama Nurhasim. Melihat tiga orang WNA itu, kemudian petugas langsung membawa WNA itu ke Kantor Scurity PT.Holcim untuk diamankan selanjutnya dilaporkan ke tim POA Tuban.

Kini ketiga WNA itu dibawa anggota Poa Polres Tuban, ke mako polres untuk diintograsi terkait maksud dan tujuannya.

Pihak polres belum bisa dimintai keterangan terkait penangkapan para WNA itu. "Tidak ada mungkin dari Polda itu," kata Kasuab Humas Polres Tuban Agus saat dihubungi TIMESIndonesia.

Sementara itu Corporate Communication East Java and East Indonesia PT Holcim Indonesia, Indriani Siswati membenarkan, bahwa Sucurity Holcim melakukan pengamanan tiga orang WNA.

"Benar setelah saya koordinasi dengan bagian Sucurity memang telah dilakukan pengamanan WNA. Namun maksud dan tujuan tiga orang itu kami tidak tahu. Yang jelas berkaitan dengan rekrutmen pekerja Holcim sangat hati-hati dan mentaati undang-undang," jelas Indri. (*)

Jurnalis : Safuwan
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Tuban

Komentar

Registration