Rabu, 12 Desember 2018
Peristiwa - Daerah

Satu Jam Saja, Sampah di Pantai Sendiki Malang Bersih

Satu Jam Saja, Sampah di Pantai Sendiki Malang Bersih Satu jam sampah plastik tersapu 231 kg di Pantai Sendiki (FOTO :Widodo Irianto/TIMES Indonesia)
Minggu, 12 Agustus 2018 - 21:11

TIMESINDONESIA, MALANG – Tidak sampai satu jam, sampah yang sebagian besar plastik terkumpul 231 kg saat ratusan pelajar SDN 02 Tambakrejo bersama 500 an orang dari sejumlah komunitas peduli kebersihan yang dimotori Malang Surving Assosiation (MSA) bersih-bersih di Pantai Sendiki, Minggu (12/8/2018) siang.

Bersih-bersih hari itu merupakan putaran keenam yang dilakukan MSA untuk kebersihan pantai-pantai selatan di Kabupaten Malang yang panjangnya 105 kilometer itu. "Tentu ini suatu inisiatif yang sangat baik karena selain untuk menjaga kebersihan juga bisa menciptakan ketertarikan wisatawan baik domestik maupun mancanegara," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Made Arya Wedhantara SH.

BErsih-bersih-Pantai-Sendiki.jpg

Made berharap langkah MSA ini bisa menjadi prototype dari sebuah langkah positif yang gong-nys akan bisa dilaksanakan oleh masyarakat di kemudian waktu. "Ini juga bisa jadi sebuah langkah yang bisa merubah mindset masyarakat dari yang tadinya tidak peduli akan kebersihan di sebuah tempat wisata menjadi mengdepankan kebersihan," tambahnya.

Bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memang tidak ada sikap lain kecuali mensupport kegiatan kegiatan semacam ini. Apalagi ini dilakukan sekali dalam sebulan. Sehingga Pemerintah Kabupaten Malang jiga bisa memanfaatkannya untuk meyakinkan dunia bahwa tempat wisata terutama kawasan pantai di Kabupaten Malang dijamin bersih.

Sinergi ini, lanjut Made penting karena untuk bertindak serupa ini tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri. "Hatinya yang kami gugah agar kedepan bersih itu dinomor satukan. Apalagi bulan Sept kan ada beach clean tingkat dunia. Itulah moment yang apik untuk meyakinkan dunia tentang Kabupaten Malang tadi," tambahnya lagi.

BErsih-bersih-Pantai-Sendiki-a.jpg

Acara itu juga dihadiri anggota Komisi II DPR RI, Kresna Dewanata Prosakh serta sejumlah Kepala Dinas seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Budi Iswoyo MT,  Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, Kepala Dinas Kominfo, Drs.Nazarudin Hasan. T., Msi, Kepala Disnaker, Yoyok Wardoyo dan lainnya.

Inisiatif itu mencuat dari MSA, seperti diungkapkan Sekretaris MSA, Bian, karena MSA merasa prihatin terhadapnya banyak sampah terutama sampah plastik yang datangnya dari laut yang hanyut oleh arus laut maupun  berasal buangan para pengunjung tempat-tempat wisata.

Menurut Bian, yang melakukan surving di Sendiki dan kawasan pantai Selatan Kabupaten Malang bukan hanya orang Indonesia saja, melainkan orang manca juga tidak sedikit yang mengikutinya.

Karena itu, lanjut Bian, sampah bisa menjadi nilai yang sangat strategis dalam upaya mengangkat ketertarikan wisatawan dan atlet surving. "Kami anggota se Malang Raya 70 orang, bahkan terkecil masih berumur 8 tahun. Ini harus diyakinkan bahwa kenyamanan bersurving di Kabupaten Malang bisa dijamin," tutur Bian.

Dengan tidak ada samlah plastik seperti yang telah "disapu" pelajar SDN 02 Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjingwetan yang menghasilkan 231 sampah plastik bersama 500 an orang dari sejumlah komunitas peduli kebersihan yang dimotori Malang Surving Assosiation (MSA) itu akan menjadi titik tolak terciptanya kebersihan dan kenyamanan. Termasuk di Pantai Sendiki. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration