Senin, 10 Desember 2018
Peristiwa - Daerah

Upja di Pasuruan Modifikasi Alsintan untuk Tingkatkan Luas Tambah Tanam

Upja di Pasuruan Modifikasi Alsintan untuk Tingkatkan Luas Tambah Tanam Ketua STPP/Polbangtan Malang, Surachman Suwardi melihat langsung alsintan pompa air yang dimodifikasi Upja Nguling Maju Jaya, Kabupaten Pasuruan. (FOTO: Humas STPP/Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
Minggu, 12 Agustus 2018 - 20:53

TIMESINDONESIA, MALANG – Upaya yang dilakukan petani yang tergabung dalam Upja Nguling Maju Jaya, Kabupaten Pasuruan patut ditiru. Mereka memodifikasi alat mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air disesuaikan dengan kondisi wilayah.

Modifikasi pompa air bantuan pemerintah tersebut, mampu meningkatkan luas tambah tanam. 

"Kalau (pompa air) tidak dimodifikasi, kami nggak bisa tanam 3 kali dalam setahun," tutur Sobri Arifin, Ketua Upja Nguling Maju Jaya, Minggu (12/8/2018).

Dia menjelaskan, modifikasi dilakukan dengan mengubah roda putar (puli) lebih kecil, sehingga mampu menyerap daya air lebih besar. 

Manfaat bantuan pompa air yang dimodifikasi, kata dia, petani merasakan manfaat meningkatnya produktivitas hasil pertanian. 

Bahkan, keberhasilan modifikasi ini membuat para petani menambah kuantitas pompa air dengan jalan swadaya. "Saat ini kami sudah mempunyai 40 unit pompa air," imbuhnya. 

Kasie Saprodi dan Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Suradi mengatakan, bertambahnya pompa air swadaya masyarakat, dapat meningkatkan luas tambah tanam.

Dia menuturkan, lahan seluas 130 hektare (ha) yang sebelumnya tidak produktif, saat ini 46 ha sudah jadi lahan produksi. "Bahkan untuk padi yang dulunya hanya dapat ditanami satu tahun sekali sekarang mampu tiga kali dalam setahun," ucapnya.

Suradi berharap, pemerintah terus mendukung upaya petani agar dapat meningkatkan kesejahteraan.

Upaya Upja Nguling Maju Jaya ini diapresiasi Surachman Suwardi. Sebagai penanggung jawa program Opsin di wilayah Korem 083/Baladhika Jaya, termasuk Pasuruan, dia menyebutnya inovatif.

"Upja Nguling Maju Jaya termasuk inovatif, mereka mau dan mampu belajar untuk memodifikasi pompa air yang disesuaikan dengan kondisi wilayahnya," ujarnya.

Upja binaan Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan ini, kata Ketua STPP Polbangtan Malang ini, perlu dikuatkan kelembagaannya, sehingga inovasinya bisa diadopsi oleh Upja lainnya. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration