Selasa, 21 Agustus 2018
Pendidikan

Atasi Stunting di Desa, KKN Unej Luncurkan Program Ayah Hebat

Atasi Stunting di Desa, KKN Unej Luncurkan Program Ayah Hebat Mahasiswa KKN Unej saat melakukan kampanye 'Ayah Hebat'. (FOTO: Sofy/TIMES Indonesia)
Minggu, 12 Agustus 2018 - 19:40

TIMESINDONESIA, JEMBER – Mahasiswa KKN Unej (Universitas Jember) menggagas kampanye Ayah Hebat untuk mengatasi masalah stunting di Kabupaten Jember, Bondowoso dan Probolinggo.

"Kampanye 'Ayah Hebat' ini merupakan salah satu cara mahasiswa KKN Unej untuk mendorong peran bapak agar peduli terhadap gizi anak dan ibunya," tutur Koordinator Pusat Pemberdayaan Masyarakat di LP2M Unej, Hermanto Rohman, Minggu (12/8/2018).

KKN-Unej-2.jpg

Ia menambahkan Unej menerjunkan mahasiswa KKN di 29 desa di tiga Kabupaten yang terindikasi mengalami masalah stunting dan sanitasi terbesar. Selain kampanye 'Ayah Hebat' kata Hermanto, pembekalan kader posyandu tentang metode pengukuran gizi serta kesehatan ibu dan anak serta kampanye gizi balita seimbang dengan makanan penunjang ASI juga terus dilakukan oleh para mahasiswa KKN. 

"Selain itu, para mahasiswa juga terus melakukan sosialisasi tentang sadar lingkungan dan sanitasi serta air bersih," ucapnya. 

Salah satu mahasiswa KKN Tematik Stunting, Frida, mengungkapkan bahwa ia dan teman-temannya saat ini terus melatih kembali SOP posyandu dan juga metode penimbangan dan mengukur yang benar.

KKN-unej-b.jpg

"Kelompok kami telah membikin tikar ukur bayi yang sekaligus terdapat analisa bayi potensial stunting atau tidak," ucap mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) ini. 

Frida menambahkan untuk mengatasi masalah sanitasi, kelompoknya menggaagas program Rumah Sehat dan Bedah Rumah Desa, "Kami mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa dengan meninjau langsung pelaksaan setiap program," katanya. 

Rencananya, di akhir program KKN Unej akan mendorong percontohan gerakan Desa bebas stunting yang akan dilaksanakan di Desa Cindogo Bondowoso melalui agenda Festival Desa Bebas Stunting akan terwujud Ayah Hebat. (*)

Jurnalis : Aminatus Sofya
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration