Politik Pilpres 2019

Jadi Cawapres Jokowi, Ini Profil Ma'ruf Amin

Jadi Cawapres Jokowi, Ini Profil Ma'ruf Amin Joko Widodo - Prof KH Ma'ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam koalisi kerja untuk maju dalam Pemilu 2019. (Grafis: Dena/TIMES Indonesia)
Kamis, 09 Agustus 2018 - 19:35

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Calon presiden RI periode 2019-2024, Joko Widodo atau Jokowi telah memutuskan Prof KH Ma'ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam koalisi kerja untuk maju dalam Pemilu 2019.

Berikut profil Prof KH Ma'ruf Amin yang disarikan TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) dari berbagai sumber.

Pria kelahiran Tangerang, Banten, 11 Maret 1943, merupakan lulusan Pondok Pesantren Tebu Ireng. Setelah lulus pondok, ia meneruskan kuliah di Universitas Ibnu chaldun, Bogor, Jawa Barat.

Mar'uf muda memulai kariernya di dunia dakwah dari bawah. Awalnya ia menjadi anggota koordinasi Dakwah Indonesiia (KODI) DKI Jakarta. Saat itu, ia juga aktif di organisasi Nahdlatul Ulama.

Selain itu, Ma'ruf juga aktif di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia juga sempat aktif di dunia politik, menjadi anggota DPR DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan. 

Namanya, juga sempat diminta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menjadi Ketua Dewan Syuro PKB yang pertama. Saat menjabat dewan Syuro, Maruf juga pernah menjadi anggota DPR/MPR RI di era Presiden Abdurrahman Wahid.

Panasnya politik ketika itu, membuatnya memilih konsentrasi ke ormas Islam NU dan MUI.  Ma'ruf Amin juga tercatat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden selama periode 2007-2009 dan 2010-2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian Ma'ruf Amin naik diberi amanah sebagai Rais Aam (Ketua Umum) Syuriah PB NU periode 2015-2020. Sedangkan di MUI ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum MUI periode 2015-2020.

Untuk bidang keilmuan, Ma'ruf Amin memiliki intelektual yang cukup tinggi. Pria lulusan Universitas Ibnu Khaldun ini  memperoleh anugerah Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) untuk bidang Hukum Ekonomi Syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration