Peristiwa - Daerah

ASN Magetan Diajak Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

ASN Magetan Diajak Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Peserta deteksi dini penyakit tidak menular yang digelar Dinkes Magetan diminati ASN Pemkab. (FOTO: MK Adinugroho/TIMES Indonesia)
Jum'at, 13 Juli 2018 - 20:27

TIMESINDONESIA, MAGETAN – Upaya meningkatkan derajat kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN), Dinas Kesehatan (DinkesKabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar kegiatan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).

”Untuk mengetahui sejak dini kesehatan teman-teman ASN di wilayah Pemkab Magetan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P), Didik Setyo Margono.

Dirinya mengungkapkan bahwa kegiatan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kesehatan masyarakat khususnya di lingkungan ASN. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan asam urat, kolesterol, gula darah, dan juga ada konsultasi dokter. 

Salah satu caranya dengan melakukan penimbangan berat badan sebagai pertimbangan seberapa besar kesehatan tersebut. ”Dari situ bisa kelihatan orang ini kira-kira mengarah ke penyakit mana sehingga segera bisa ditanggulangi, sementara kebanyakan kolesterol. Salah satunya pencegahannya dengan pola hidup sehat dan banyak olahraga,” jelasnya.

Langkah pencegahan dini dan pengendalian terhadap penyakit tidak menular diadakan disejumlah kantor Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak tanggal 11 juli lalu dan akan berakhir pada 25 juli mendatang. 

Upaya tersebut disambut baik oleh para pewagai dengan mengikuti giat tersebut dengan tertib dan lancar. Ia, mengaku bahwa kegiatan tersebut gratis tanpa dipungut biaya. ”Kegiatan sudah berjalan dan antusiasnya sangat tinggi, dimulai jam 8 pagi sampai seluruh pegawai yang ikut pemeriksaan selesai dan diadakan tiap tahun, kebetulan hari ini giliran teman-teman Satpol Pamong Praja (Satpol-PP) yang di datangi,” tandasnya.

Ia, menambahkan, bahwa deteksi dini penyakit tidak menular tak hanya di lingkugan pemerintah kabupaten saja. Tetapi juga ada pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Pospindu PTM) yang merupakan salah satu upaya kesehatan yang ada di setiap wilayah. Tujuan utama kegiatan Posbindu adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM. ”Kalau pospindu malah rutin,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Pengamanan dan Pengawalan Satpol PP dan Damkar, Dandun Wijaya Kusuma, mengatakan bahwa ada sekitar 48 anggota Satpol PP dan Damkar yang hadir dalam kegiatan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) yang bertempat di ruang pertemuan atau aula mako Satpol PP dan Damkar. 

Dari kegiatan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yang digelar Dinkes Kabupaten Magetan, ini, ditemukan anggotanya rata-rata mengarah pada kolesterol dan gula darah. ”Yang tidak hadir, lagi jaga sama ada shift. Alhamdulillah sehat semua. Cuma kurang atau lebihnya pada kolesterol dan gula darah saja,” ungkapnya. (*)

Jurnalis : MK Adinugroho Syaifullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Magetan

Komentar

Registration