Selasa, 21 Agustus 2018
Peristiwa - Nasional

Kasus Kapal Ikan Terbakar, Tim Labfor Gelar Olah TKP di Pelabuhan Benoa Bali

Kasus Kapal Ikan Terbakar, Tim Labfor Gelar Olah TKP di Pelabuhan Benoa Bali Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polresta Denpasar, menggelar indentifikasi atau olah TKP di Kapal Ikan KM Cilcap Jaya Karya untuk pertamakalinya di dermaga barat Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan. Jumat (13/7/2018).(FOTO Khadafi/TIMES Indonesia)
Jum'at, 13 Juli 2018 - 18:22

TIMESINDONESIA, DENPASARTim Laboratorium Forensik (Labfor) Polresta Denpasar, menggelar indentifikasi atau olah TKP di Kapal Ikan KM Cilcap Jaya Karya untuk pertamakalinya di dermaga barat Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Jumat (13/7/2018) sore.

Olah TKP tersebut baru dilakukan, karena sebelumnya di dalam kapal KM Cilacap Jaya Karya masih adanya air laut yang masuk karena adanya kebocoran di badan kapal. Sehingga, kapal tersebut digeser ke tempat yang lebih dangkal yang berjarak sekitar 100 meter dari dermaga, untuk menghindari masuknya air dan bisa menggelar olah TKP.

Kapolsek Benoa Kompol Ni Made Sukerti, menjelaskan bahwa penggeseran kapal KM Cilacap Jaya Karya  yang merupakan titik sumber awal kebakaran digeser atau di kandaskan. Sehingga bisa menguras air laut yang masuk ke dalam kapal dan kemudian tim Labfor bisa melakukan identifikasi.

"Kita lakukan (menguras), kurang lebih dari jam 9 pagi sampai jam 3.30 WITA baru selesai," ucapnya di dermaga Pelabuhan Benoa, Jumat (13/7/2018).

Kapolsek juga menjelaskan, indentifikasi tersebut dilakukan sesuai keterangan 13 saksi Anak Buah Kapal (ABK) bahwa awal titik awal kebakaran ada di kapal ikan KM Cilacap Jaya Karya. 

"Tidak ada peragaan, kita hanya melakukan identifikasi dan mencari fokus sumber dimana titik api itu. Apa benar sesuai dengan keterangan saksi. Hari ini, saya bawa 12 (saksi). Masih belum ada tersangka, kita menunggu hasil dari Labfor," jelasnya. 

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Artha di tempat yang sama menjelaskan, bahwa pihaknya bersama tim Labfor baru melakukan untuk pertamakalinya olah TKP.

"Kami mulai dari pukul 16.00 WITA dan sampai pukul 18.00 WITA. Kami fokus pada bagian kamar mesin kapal ikan itu. Tadi di sana kami juga mengambil beberapa barang bukti dan nantinya akan diuji kembali di Laboratorium. Tadi ada kabel dan gas. Tentunya nanti dalam proses pemeriksaan," tutupnya, ditemui di Pelabuhan Benoa Bali. (*)

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bali

Komentar

Registration