Peristiwa - Nasional

Fadli Zon Minta Pemerintah Tak Langgar HAM dalam Pantau WNI dari Suriah

Fadli Zon Minta Pemerintah Tak Langgar HAM dalam Pantau WNI dari Suriah Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. (FOTO: Hukumonline)
Kamis, 17 Mei 2018 - 17:05

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta pemerintah tidak bertindak diluar batas atau melanggar HAM dalam melakukan pemantauan WNI yang baru pulang dari Suriah.

Diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencatat terdapat 1.100 orang WNI anggota ISIS yang berangkat ke Suriah. Sekitar 103 telah meninggalkan Suriah dan 500 dideportasi ke Indonesia. 

WNI yang kembali dari Suriah ke Indonesia itulah yang akan dipantau pemerintah. Ini dilakukan untuk mencegah aksi teroris yang memakan korban jiwa, seperti di wilayah Jawa Timur.

"Saya kira nggak bisa serampangan dalam melakukan tindakan itu. Dan kita kan juga punya perangkat hukum yang menyangkut HAM. Jadi harus juga ada penghargaan terhadap HAM," ujar Fadli di Konplek pmParlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Fadli berkata, tak semua WNI yang berangkat ke Suriah mengikuti pelatihan teroris. Karena itu, aparat keamanan tidak bisa menggeneralisasi keberangkatan dan kepulangan seseorang dari Suriah.

"Memangnya orang pulang dari Suriah itu langsung jadi teroris? Saya kira nggak bisa kita perlakukan orang secara general," tegas dia.

Politisi Partai Geribdra ini justru mengingatkan agar peran intelijen negara bisa ditingkatkan. Menurutnya, saat ini masih terjadi disfungsi aparat keamanan.

"Tapi kalau orang yang dari Suriah itu jelas, misal ada laporan lagi merakit bom atau membeli dalam jumlah besar di Apotek dan sebagainya, nah itu diselidiki diam-diam. Nah itu adalah tugasnya intelijen, kemudian melakukan penindakan pencegahan," tutup Fadli Zon(*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration