Peristiwa - Daerah

Polres Malang Tegakkan Zona Integritas Malang Menuju Bebas Pungli

Polres Malang Tegakkan Zona Integritas Malang Menuju Bebas Pungli FGD yang berlangsung di Rupatama Polres Malang, Kamis (17/5/2018) siang untuk menuju Polres Malang Bebas Pungli kedepannya. (FOTO: Istimewa)
Kamis, 17 Mei 2018 - 15:58

TIMESINDONESIA, MALANGPolres Malang membangun Zona Integritas Malang untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani. Polisi bertujuan agar tidak ada pungli dalam bentuk apapun. 

"Wakapolri telah menegaskan bahwa jika ada anggota polisi  yang melakukan pungli di jalan akan langsung dipecat. Karena itu kedepannya jangan sampai ada pungli dalam bentuk apapun baik oleh pemerintah maupun masyarakat " tandas Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat menggelar Focus Group Discussion di Rupatama Polres Malang Kamis (17/5/2018) siang.

Polres-Malang3.jpg

Forum itu digelar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mencegah terjadinya pungli di wilayah Hukum Polres Malang. Juga agar terjalin komunikasi dua arah yakni Polri ingin mendapatkan masukan dan masyarakat dapat menyampaikan keluh kesahnya melalui forum ini. Ke depan di Kabupaten Malang harus bersih dari segala bentuk pungli.

FGD itu yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan, Hafi Lutfi, Kasat Lantas Polres Malang AKP M. Probandono Bobby D, serta perwakilan pengusaha angkutan orang dan barang itu memang mengangkat materi Mencegah Praktik Pungli di Wilayah Hukum Polres Malang.

Polres-Malang.jpg

Kasat Lantas Polres Malang dalam kesempatan itu juga mewanti-wanti agar jangan sampai ada praktik pungli di bidang operasional maupun pada saat pemeriksaan Laka Lantas.

"Kami juga mohon bantuan kepada seluruh pengusaha travel untuk ikut mengawasi kegiatan Polri selama di lapangan dan tetap mematuhi aturan rambu-rambu lalu lintas pada saat di jalan raya sehingga nantinya terjalinlah sinergitas antara Polri dengan masyarakat," tambah Bobby.

Bajkan Bobby menegaskan, perintah itu tidak main-main karena Wakapolri sudah menjelaskan kepada media apabila ada anggota yang melakukan pungli akan langsung dipecat.

Namun ada usulan dari perwakilan PT. Dampit agar ada penertiban biaya parkir di obyek-obyek wisata Pantai Selatan. Karena biaya masuk saja ke obyek wisata di sana sangat mahal untuk sepeda motor saja dikenakan Rp 10 ribu dan biaya lainnya Rp 5 ribu.

Selain PT Dampit, beberapa peruasahaan yang hadir dalam forum itu PT Janti, Eka Mas Fortuna, PO Bagong, Duta Makmur, Surta Beton, serta sejumlah perusahaan angkutan lainnya.

Polres-Malang4.jpg

Kadishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi sendiri menyatakan siap mendukung Polres Malang memberantas praktik pungli terutama dalam soal Uji KIR dalam Zona Integritas Malang. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Sukma
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration