Peristiwa - Nasional

DPR Minta Kementerian Kominfo Serius Tangani Radikalisme di Medsos

DPR Minta Kementerian Kominfo Serius Tangani Radikalisme di Medsos Ketua DPR Bambang Soesatyo. (FOTO: Aktual.com)
Kamis, 17 Mei 2018 - 15:10

TIMESINDONESIA, JAKARTAKetua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian‎ Komunikasi dan Informatika lebih serius dalam menangani penyebaran ujaran kebencian dan radikalisme di medsos (media sosial).

Menurutnya, Kementerian Kominfo harus memperkuat monitoring dan pemblokiran terhadap situs-situs dan media sosial penyebar ujaran kebencian (hate speech) maupun paham radikal.

"Serta mengungkap dan menindak admin dari situs-situs dan media sosial tersebut," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang dalam pesan teks‎, Kamis (17/5/2018).

Sebelumnya, Kementerian Kominfo menerima 1.285 laporan konten radikalisme sehubungan dengan tragedi pengeboman di Surabaya, Jawa Timur. Laporan itu merupakan akumulasi sejak insiden pertama bom Surabaya pada Minggu, 13 Mei 2018 hingga hari ini, 16 Mei 2018 pukul 08.00 WIB.

"Sesungguhnya, proses yang sudah dilakukan oleh kami jauh-jauh hari dilakukan terus-menerus dan saat kejadian lebih diintensifkan," kata TA Menteri Bidang Literasi Digital dan Tata Kelola Internet Kementerian Kominfo Donny Budi Utoyo dikutip dalam keterangan resminya, Rabu, (16/5/2018).

Donny menyebutkan, 1.285 laporan itu terdiri dari 22 konten di situs/forum/file sharing, 562 konten di Facebook dan Instagram, 301 di Youtube dan Google Drive, 287 di Telegram, dan 113 di Twitter. Donny mengaku Kementerian Kominfo telah memproses laporan tersebut.

Radikalisme di Medsos saat ini memang menjadi problem penting. Banyak pihak yang mulai meminta Kominfo serius menanganinya. Salah satunya Ketua DPR Bambang Soesatyo. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Sukma
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration