Peristiwa - Daerah

Budi Satrijo, Terduga Teroris yang Ditembak Mati Setiap Pagi ke Rumah Ortunya

Budi Satrijo, Terduga Teroris yang Ditembak Mati Setiap Pagi ke Rumah Ortunya Rumah Pagar biru, rumah orang tua Budi Satrijo dan Wawan. (FOTO: Rudy M/TIMES Indonesia)
Kamis, 17 Mei 2018 - 13:02

TIMESINDONESIA, SIDOARJOTerduga teroris atas nama Budi Satrijo, yang ditembak mati di rumahnya, diketahui setiap pagi, rutin pergi ke rumah orang tuanya yang ada di Perum AURI di Jalan Avia RT 03, RW 01 Kelurahan Lemahputro, Sidoarjo.

Budi-Satrijo2.jpg

Di rumah orang tua Budi Satrijo itu, tim Densus 98 Mabes Polri juga mengamankan dua terduga teroris berinisial Y dan H, yang saat ini diamankan di Polda Jatim.

Dari data yang diterima TIMES Indonesia, terduga teroris berinisial H diduga ditembak mati, sedangkan W dilumpuhkan petugas saat penggerebekan yang didengar sejumlah tetangga setempat. Ada dua kali letusan tembakan pada Rabu (16/5/2018) malam.

Diketahui, W masih saudara kandung dari Budi Satrijo. Diduga penyergapan di Perum TNI tersebut karena keduanya dikabarkan jaringan terduga teroris Budi Satrijo dan Anton Febriyanto.

"Rumah no 193 adalah rumah orang tua Budi dan W. Rumah tersebut dihuni Bapak K, ayah dari keduanya," kata salah satu tetangga yang tinggal dekat dengan rumah no 193 itu, kepada TIMES Indonesia, Kamis (17/5/2018).

Lebih jauh, pria yang kenal dengan Budi Satrijo itu mengaku jika setiap pagi Budi selalu berkunjung ke rumah kedua orang tuanya itu. 

"Budi rutin setiap pagi kerumah orang tuanya disini, Budi setiap ketemu saya selalu menyapa dan sesekali ngobrol terkait usahanya di bidang sabun cair," ungkapnya

Dia menambahkan jika Budi beberapa waktu lalu juga sempat mengecat rumah orang tuanya.

"Cat rumah orang tuanya kan baru, itu yang ngecat Budi. Kalau saudara yang diamankan kemarin malam, saya tidak seberapa kenal," papar pria yang sudah enam tahun tinggal di perumahan tersebut.

Ditanya terkait penyergapan yang disertai tembakan terhadap kedua terduga teroris tersebut, pria yang memiliki tiga anak ini hanya menjawab singkat.

"Kalau masalah dua terduga teroris yang baru, saya tidak mau komentar. Saya tidak tau,. Saya hanya kenal sama Budi Satrijo," jawabnya singkat.(*)

Jurnalis : Rudi Mulya
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Sukma
Sumber : TIMES Sidoarjo

Komentar

Registration