Ketahanan Informasi

Sosialisasi Penanganan Kasus Anak

Sosialisasi Penanganan Kasus Anak Pemkot Pasuruan melalui Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pasuruan menyelenggarakan sosialisasi anak yang berhadapan dengan hukum. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Kamis, 17 Mei 2018 - 12:34

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Maraknya tindak kasus hukum yang melibatkan anak-anak, baik anak sebagai pelaku, maupun korban, menjadi perhatian khusus dalam upaya penanganannya. Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pasuruan menyelenggarakan sosialisasi anak yang berhadapan dengan hukum  selama dua hari mulai hari Senin sampai dengan hari Selasa tanggal 14 Mei sampai dengan 15 Mei 2018 di Rumah Makan Kebon Pring, Kota Pasuruan.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Walikota Pasuruan itu, turut dihadiri pula oleh Asisten, perwakilan Pengadilan Negeri Kota Pasuruan, perwakilan Kejaksaan Kota Pasuruan, Perwakilan Kodim 0819 Pasuruan, perwakilan Polres Pasuruan Kota, Kepala OPD terkait, narasumber, serta sekitar 60 peserta.

Sosialisasi-Pasuruan.jpg

"Tujuan pelaksanaan sosialisasi anak berhadapan dengan hukum adalah untuk memberikan pemahaman dalam pelaksanaan penanganan dan pengawasan terhadap anak berhadapan dengan hukum serta pencegahan terhadap anak yang rentan berhadapan dengan hukum.

Adapun tema sosialisasi anak berhadapan dengan hukum adalah meningkatkan penanganan pengawasan kekerasan terhadap anak di Kota Pasuruan," terang Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pasuruan Ibu Hj. Sumarni SE, MM. 

Masih menurut Ibu Sumarni, anak merupakan tunas bangsa, bagian dari generasi muda, yang memiliki peranan strategis sebagai sumber daya manusia dalam mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa. Oleh karenanya, anak, dengan ciri-ciri dan sifat khususnya, harus mendapatkan pembinaan dan perlindungan yang baik agar pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, dan sosial terjamin secara utuh, serasi, selaras, dan seimbang.

Sosialisasi-Pasuruan-kota.jpg

Dalam rezim hak asazi manusia, anak termasuk kelompok rentan yang harus mendapat perlakuan dan perlindungan khusus. Sehingga dalam sistem peradilan, juga harus diterapkan sistem peradilan khusus pula.

Sementara itu, Walikota Pasuruan Drs. H. Setiyono, M.Si dalam sambutannya mengatakan, bahwa anak yang berhadapan dengan hukum banyak faktor yang mempengaruhi diantaranya faktor keluarga, sekolah, lingkungan dan lain sebagainya.

"Permasalahan anak harus diselesaikan bersama dengan melibatkan OPD terkait yang harus saling koordinasi sehingga diharapkan penanganan anak berhadapan dengan hukum bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan tuntas.  Disamping itu harus ada sarana dan prasarana serta didukung APBD Kota Pasuruan," urai Walikota Setiyono. (*)

Jurnalis : Kominfo Paskot (CR-095)
Editor : AJP-8 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration