Peristiwa - Daerah

Satu dari Tiga Terduga Teroris Probolinggo Berstatus PNS

Satu dari Tiga Terduga Teroris Probolinggo Berstatus PNS ILUSTRASI Terorisme. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Kamis, 17 Mei 2018 - 10:47

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Satu dari tiga terduga teroris di Perum Subertaman Indah, Kota Probolinggo;Jawa Timur, yang diamankan Densus 88, adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS).

Terduga pelaku teroris itu, diketahui merupakan jaringan Dita Oepriarto, pelaku bom bunuh diri di Gereja di Surabaya.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, saat ini para terduga pelaku yang ditangkap semalam, dibawa ke Mapolda Jatim. Untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Mereka ini sudah diintai sejak lama oleh Densus 88”, ujar Alfian, Kamis (17/5/2018).

Terduga pelaku yang merupakan PNS itu, adalah HA. Ia diketahui mengajar di sebuah SMK, di Kabupaten Probolinggo. HA diketahui sangat aktif di sekolah tersebut dan mengajar pelajaran Bahasa Inggris.

Diketahui pada Rabu malam hingga Kamis dini hari (16-17/5/2018) Densus 88/AT dengan dibantu Polresta dan Kodim 0820 Probolinggo melakukan penggerebekan di tiga rumah di Perum STI.

Sekitar Pukul 21.30 WIB, petugas Densus 88/AT tiba di rumah kontrakan MF di jalan Taman Tirta 4 Blok BB. Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap pria yang sehari-harinya oleh sejumlah warga disebutkan jadi pengantar air galon.

Setelah itu, Densus 88/AT bergerak menuju ke jalan Taman Puspa Indah. Mereka kemudian melakukan penggrebekan rumah dan mengamankan IS.

Masih di jalan yang sama, petugas kemudian mendatangi rumah HA. Di rumah pria yang berstatus sebagai PNS itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan aksi terorisme. Kini, tiga terduga teroris itu berada di Mapolda Jatim.(*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Sukma

Komentar

Registration