Sabtu, 17 November 2018
Olahraga Paragliding Accuracy World Cup 2018

Atlet Rika Wijayanti Ingin Kembali Berjaya di Tanah Kelahirannya

Atlet Rika Wijayanti Ingin Kembali Berjaya di Tanah Kelahirannya Atlit Paralayang Internasional asal Batu, Rika Wijayanti (kanan) berharap mendapatkan medali emas di PGAWC seri III ini. (Istimewa for TIMES Indonesia)
Kamis, 12 Juli 2018 - 22:55

TIMESINDONESIA, BATUAtlet Paralayang asal Kota Batu, Rika Wijayanti meminta doa restu kepada seluruh warga Indonesia agar bisa kembali berjaya di seri ketiga Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) tahun 2018.

Ia berharap bisa meraih kembali medali emas kelas wanita seperti yang diraihnya pada seri 1 di North Cyprus, 16 Februari 2018 lalu.

“Ya semoga dapat emas minta doanya saja ya mas, pesaingnya (di PGAWC III di Batu) top-top semua,'' ujar Rika Wijayanti kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id).

Berbagai persiapan telah dilakukan Rika bersama Tim Paralayang Indonesia lainnya, salah satunya lewat latihan rutin, namun tantangan berat yang harus dihadapi adalah cuaca.

“Cuaca kadang gak nentu, tapi sebenarnya ego sendiri se yang susah dilawan, “ ujar alumnus SMK 17 Agustus Batu ini.

Paralayange5985.jpg

Kendala cuaca ini sebenarnya juga ditemui saat di Cyprus. Karena itu ia sama sekali tidak menyangka bisa meraih medali emas.

Karena selain Rika belum pernah terbang di Cyprus, keberadaannya dibayang-bayangi atlet paralayang Cheko yang sudah beberapa kali terbang di Cyprus.

“Baru pertama saya terbang di Cyprus, venuenya bagus, cuman anginnya terlalu kencang dan suhunya sangat dingin berkisar 7 derajat celcius saja,” ujar Rika.

Terlebih dalam aturan kejuaraan di Cyprus, para atlet paralayang hanya mendapatkan kesempatan terbang satu kali saja. Hingga jika mengalami kegagalan, tidak ada kesempatan lagi untuk mengulangi.

Karena itu, Rika Wijayantiatlet paralayang internasional yang pernah menjadi Caddy (pelipat parasut) ini berharap keberuntungan yang sama juga akan didapatkan dalam kejuaraan yang digelar di tempat kelahirannya. (*)

Jurnalis : Muhammad Dhani Rahman
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Batu

Komentar

Registration