Peristiwa - Nasional

Kepala BNN Akui Peredaran Narkoba Tanah Air Sangat Memprihatinkan

Kepala BNN Akui Peredaran Narkoba Tanah Air Sangat Memprihatinkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Haru Winarko bersama Mekopolhukam, Wiranto. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Kamis, 12 Juli 2018 - 12:33

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Haru Winarko mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tanah air sudah  sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi.

Menurutnya, banyaknya pintu masuk di jalur-jalur ilegal di wilayah perbatasan turut memperparah peredaran narkoba di Indonesia.

"Dan, bisnis ini sangat menggiurkan," ujarnya dalam acara puncak peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional, di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Cigombong Bogor, Jawa Barat,  Kamis (12/7/2018).

Heru mengungkapkan, harga ilegal narkoba di tempat produksinya hanya Rp40 ribu per gram. Namun, sampai di setelah masuk ke Indonesia bisa naik berlipat kanda hingga Rp1,5 juta per gramnya.

"Coba bayangkan, untuk biaya antar narkoba per kilogramnya Rp25 juta. Dan, kala misal mereka membawa 10 kilogram, maka pendapatannya sampai Rp250 juta," jelasnya.

"Di Indonesia ini, permintaan besar dan harga mahal. Makanya, jadi daya tarik utama peredaran narkoba," tambah dia.

Data hasil riset BNN dan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (UI) pada 2017, angka prevalensi pengguna narkoba mencapai 1,77 persen atau 3-3,7 juta orang. Itu artinya, kondisi masyarakat masih cukup rentan atas penyalahgunaan narkoba.

Tambahan informasi, Badan Narkotika Nasional menggelar puncak peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Cigombong Bogor, Jawa Barat.

BNN mengusung dua tema besar pada peringatan HANI 2018, yakni 'Listen First – Listening to Children and Youth is The First Step to Help Them Grow Healthy and Safe'.

Sedangkan tema nasional HANI 2018 yaitu 'Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang Melawan Narkotika untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat tanpa Narkotika'.

Hadir dalam acara yang digelar BNN tersebut, Mekopolhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mendes PDT Eko Putro Sandjojo, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Ketua ORI Amzulian Rifai. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration