Peristiwa - Daerah

Ini Tips Tangkal Radikalisme versi  Istri Bupati Malang

Ini Tips Tangkal Radikalisme versi  Istri Bupati Malang Istri Bupati Malang Ny Hj Jajuk Rendra Kresna ketika memberi motivasi kepada anak-anak SMK agar jadi terdepan peduli dengan orang di sekitarnya.(FOTO: Wdodo Irianto/TIMES Indonesia)
Rabu, 16 Mei 2018 - 14:20

TIMESINDONESIA, MALANG – Ada tips sederhana dari seorang Jajuk Rendra Kresna, istri Bupati Malang, H Rendra Kresna, untuk menangkal bentuk-bentuk radikalisme dan terorisme. Yaitu pentingnya menanggalkan egoisme.

Hal itu disampaikan Jajuk dihadapan 250 pelajar SMK se Kabupaten Malang yang ikut Pelatihan Keterampilan Hagi Pencari Kerja, Rabu (16/5/2018).

Istri Bupati Malang ini memandang dengan kacamata seorang ibu rumah tangga yang mengatakan bahwa egoisme masyarakat di era sekarang begitu tinggi.

"Dengan tetangga kanan kirinya saja sampai tidak mau tahu dan tidak kenal. Ini berbahaya bila ruang itu kemudian diisi oleh mereka-mereka yang memiliki haluan yang menyimpang di negeri ini," ujarnya.

Bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Drs Yoyok Wardoyo, ia berharap siswa-siswi SMK yang ikut pelatihan ini nantinya bisa menjadi terdepan sebagai pelopor kepedulian dengan lingkungan. 

"Sebab pergaulanmu, di tempat kerjamu nanti kan masih luas ya sayang. Pedulilah dengan lingkungan. Karena kita semua itu tidak bisa hidup sendiri. Saling membutuhkan," kata Jajuk.

Tidak ada di dunia ini orang tua yang mengharapkan bila besar besok anaknya harus jadi teroris, beraliran radikal dan sebagainya. 

"Semua orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi orang yang baik. Karena itu lantas disekolahkan sampai tinggi," tandasnya lagi.

Mengapa harus disekolahkan? Harus diberi pendidikan?, " Ya karena semua orang tua itu menginginkan kelak anaknya menjadi orang yang berguna bagi keluarga, masyarakat, nusa dan bangsa. Saya juga yakin tidak ada orang tua di dunia ini yang mengharapkan kelak anaknya menjadi teroris. Apalagi sampai membuat orang lain terbunuh," tuturnya.


Karena ini, lanjut Jajuk, ia mengajak seluruh komponen masyarakat membangkitkan rasa kepedulian terhadap lingkungannya. Ia menyontohkan bila ada seseorang yang memang membutuhkan pertolongan, ya harus ditolong. 

Begitu juga kalau ada orang yang berlaku menyimpang ya segera koordinasikan atau bicarakan dengan pihak-pihak yang berwenang atau pemuka masyarakat. 

"Pokoknya jangan sampai ada ruang untuk tumbuh buat mereka yang memungkinkan berfaham nyleneh termasuk radikal iru," ujarnya.

Pendekatan per-personal juga sangat penting agar kita mengetahui situasi di lingkungan kita. Dengan mengetahui situasi lingkungan, maka akan dengan cepat pula mengatasi persoalan apapun yang terjadi.

"Kami orang tua hanya bisa menitipkan negeri ini kepada generasi muda termasuk anak-anak SMK ini. Jagalah negeri ini tetap utuh jangan sampai terpecah-pecah. Pertahankan NKRI karena itu sudah harga mati. Karena dengan persatuan, situasi aman, dan damai seluruh kehidupan di bumi pertiwi ini juga akan berjalan sesuai harapan semua rakyat Indonesia," tegas istri Bupati Malang. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration