Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pendidikan

Begini Cara Mahasiswa FEB UB Berdayakan Kaum Disabilitas

Begini Cara Mahasiswa FEB UB Berdayakan Kaum Disabilitas Peserta Difabel Movement Program. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Rabu, 16 Mei 2018 - 12:03

TIMESINDONESIA, MALANG – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang (FEB UB) yang tergabung dalam kelompok Metamorphose Home: Difabel Movement menggelar kegiatan Baking dan Handycraft Class bagi disabilitas Kota Malang di Fina Home Industry Kota Batu, Minggu (13/5/2018).

Kelompok ini merupakan kelompok bentukan dari Hibah Kompetisi Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) tahun 2018 yang diketuai oleh Rina Ervina, dan di bawah bimbingan Yenny Kornitasari., SE., ME.

Difabel Movement sebagai salah satu rangkaian kegiatan, diikuti oleh 54 orang disabilitas Kota Malang yang terbagi menjadi dua kelas yaitu Baking Class (38 peserta) dan Handycraft Class (16 peserta).

Disabilitas-2.jpg

“Kegiatan Baking Class dan Handycraft Class ini bertujuan untuk meningkatan skill teman-teman disabilitas untuk bisa dijadikan sebagai bekal ekonomis dengan membuat kue nastar dan chocochip untuk kelas baking class dan membuat vas bunga dari koran bekas untuk Handycraft Class, apalagi kan ini mendekati lebaran jadi bisa dijadikan sebagai bekal teman-teman disabilitas untuk menangkap peluang ekonomi melalui bekal baking dan handycratf class ini," ujar Rina.

Selain baking dan handycraft class, Metamorphose Home: Difabel Movement Program yang dikemas dalam konsep Training and Education dengan pendekatan Emotional Spiritual Quotinent (ESQ) juga memberikan pelatihan skill dan pengembangan karir yang lainnya. 

Seperti, writing skill, photografi skill, musicall, pameran, workshop karir dan beberapa kegiatan lainnya.

Disabilitas-3.jpg

Kegiatan ini ditujukan guna mendukung teman-teman disabilitas dalam memasuki dunia kerja dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi para disabilitas Kota Malang.

Yenni, dosen pembimbing mengatakan jika kegiatan ini bukan hanya sekadar hibah yang dikompetisikan, tapi lebih dari itu, yaitu dikontribusikan. Dengan kegiatan ini ja berharap bisa menjembatani teman-teman disabilitas dalam mengembangkan karir mereka baik sebagai entrepreneur maupun sebagai pegawai.

"Selain itu, dalam kegiatan ini mahasiswa FEB UB  juga mengajak masyarakat untuk aware dengan teman-teman disabilitas tidak ada pengecualian, karena Undang-undang tenaga kerja kita sudah mengatur hal tersebut," ujar Yenny. (*)

Jurnalis : Risca Fitri Ayuni (CR-093)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration