Rabu, 19 September 2018
Ketahanan Informasi Amazing Blitar

Kirab Tumpeng Agung Nusantara, Satu Diantara Budaya Amazing Blitar

Kirab Tumpeng Agung Nusantara, Satu Diantara Budaya Amazing Blitar Kirab tumpeng agung nusantara di Candi Penataran Nglegok Kabupaten Blitar. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Rabu, 11 Juli 2018 - 18:05

TIMESINDONESIA, BLITAR – Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) menggelar Kirab Tumpeng Agung Nusantara ke VII. Ritual ini merupakan perwujudan budaya Amazing Blitar

Kirab Tumpeng Agung Nusantara di gelar dalam rangka memperingati hari peresmian Candi Palah atau umum disebut Penataran ke-821.

Ritual lampah dimulai dari situs Umpak Balekambang menuju komplek wisata Candi Penataran Kecamatan Nglegok.
Sebelum Tumpeng di arak menuju ke Komplek Candi Penataran, di lakukan ritual berupa ujub (permohonan) kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Kirab-tumpeng-agung-nusantara-blitar.jpg

Dengan memohon  semoga kedepanya Indonesia tetap menjadi bangsa yang gemah riah lohjinawi damai sentosa selamanya. Setelah ujub (permohonan) selesai tumpeng Agung di arak menuju Candi Penataran. Dengan di iringi oleh para budayawan, pecalang, dan para seniman Blitar. 

Bupati Blitar Rijanto turut hadir dalam acara budaya ini. Dalam sambutan Bupati Rijanto menguraikan tentang peranan Blitar bagi Nusantara. 

"Di Blitar  diperabukan Raden Wijaya sang pendiri Majapahit sebagai proklamator Nusantara. Disini  juga dimakamkan Bung Karno sang proklamator kemerdekaan Indonesia," kata Bupati Rijanto, Rabu (11/7/2018).

Beliau juga mengupas betapa suasana kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Blitar sangat luar biasa. Sehingga  patut dijadikan contoh bagi daerah lain. 

Kirab-agung-nusantara-blitar.jpg

Turut hadir pula budayawan dari Sunda, dan Bali yang ikut serta meramaikan acara ini. Setiba di Candi Penataran tumpeng di arak menuju puncak candi utama kemudian di doakan. 

Usai doa, air dan tumpeng tersebut di bagikan kepada pengunjung. Sebagian peserta yang hadir meyakini,  jika air dan segala yang ada di tumpeng tersebut mempunyai banyak manfaat.  Seperti penolak balak, menyembuhkan berbagai macam penyakit dan lain sebagainya.

Yang unik dari kegiatan tahun ini adalah ikut hadirnya budayawan dari luar Blitar yang ikut berpertisipasi. Sehingga membuat toleransi agama,budaya dan lainnya semakin kuat.  Keberagaman dalam satu kesatuan upacara ritual ini sungguh membuktikan Amazing Blitar. (*)

Jurnalis : Lilis (CR-099)
Editor : AJP-6 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration