Senin, 22 Oktober 2018
Ekonomi

Produksi Jagung Lamongan Bakal Melimpah

Produksi Jagung Lamongan Bakal Melimpah Bupati Lamongan Fadeli, memberikan reward ke kelompok tani seusai Sarasehan Program Pengembangan Jagung Modern di Pendopo Lokatantra, Rabu (11/7/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)
Rabu, 11 Juli 2018 - 16:30

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Penataan pertanian jagung di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tidak hanya dari sisi hulu saja dengan menggenjot produksi melalui pertanian modern.

Indikasi bakal melimpahnya produktivitas jagung Lamongan, yang ditargetkan sebesar 9 ton per hektar di 2018, sampai dengan Maret ini telah terealisasi sebesar 9,4 ton per hektar.

“Target yang ditetapkan dalam road map pengembangan jagung modern banyak yang di atas target,” kata Bupati Lamongan Fadeli, saat Sarasehan Program Pengembangan Jagung Modern di Pendopo Lokatantra, Rabu (11/7/2018).

BUpati-Fadeli-A.jpg

Over target bahkan sudah terjadi di tahun 2017, ketika produktivitas tercapai 8,3 ton per hektar. Padahal target sebesar 7,7 ton di 2017 sudah dianggap cukup tinggi, karena sebelumnya belukm pernah menyentuh angka 6 ton per hektar.

Mengantisipasi tingkat produktivitas itu, Pemkab Lamongan kini mulai menata sektor hulu, terkait pemasaran produk jagung. Satu di antaranya mengikat kerjasama dengan PT Esa Sarwaguna Adinata untuk Pembelian Jagung Petani di Kabupaten Lamongan.

“Produktivitas jagung Lamongan sangat tinggi, karena itu Pemkab Lamongan juga harus menyiapkan, dibawa kemana jagung tesebut,“ ujarnya seusai penandatanganan MoU pembelian jagung bersama direktur perusahaan, Fernando.

Perusahaan yang berlokasi di Desa Tlogoretno, Kecamatan Brondong itu sanggup membeli jagung petani Lamongan. PT Esa Sarwaguna Adinata membutuhkan 1.000 ton jagung per hari untuk memproduksi pakan.

Jagung.jpg

“Kami bersepakat menadatangani MoU ini. Bhawa PT Esa Sarwaguna Adinata akan membeli jagung petani Lamongan,” ucap Fadeli.

Atas kesuksesan produksi jagung yang melimpah, Fadeli juga memberikan apresiasi ke beberapa kelompok tani (Poktan) dan UPT Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) dengan pengembangan kawasan pertanian jagung modern terbaik.

Sementara Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) Jatim Chendy Tafa memberikan apresiasi kepada Bupati Fadeli terkait pemberian penghargaan kepada Poktan dan UPT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.

“Reward ini akan menjadi motivasi bagi para Poktan untuk melakukan yang terbaik bagi kawasan pertaniannya,” kata Chendy Tafa. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Registration