Peristiwa - Daerah

Marak Aksi Teroris, Polres Probolinggo Periksa Senjata dan Rompi Anggota

Marak Aksi Teroris, Polres Probolinggo Periksa Senjata dan Rompi Anggota Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, memeriksa kondisi senjata laras panjang dan rompi baja milik anggota, antisipasi serangan teroris.(FOTO: Dcko W/TIMES Indonesia)
Selasa, 15 Mei 2018 - 15:56

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Aksi teroris yang semakin merajalela, menggertakkan kewaspadaan jajaran kepolisian Polres Probolinggo, Jawa Timur. Untuk itu, seluruh senjata api dan perlengkapan baju pelindung (rompi anggota) dilakukan pemeriksaan, Selasa (14/5/2018).

Antisipasi itu dilakukan, untuk kesiagaan jika sewaktu-waktu dibutuhkan secara mendadak.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mengatakan, aksi terorisme semakin menjalar. Tidak bisa dipastikan aksi itu akan terjadi juga di Probolinggo atau tidak. Untuk itu, perlu siap kesiagaan dalam menghadapi keadaan menegangkan seperti ini.

dalam antisipasi tersebut kata Kapolres Fadly, perlu mempersipkan perlengkapan amunisi yang dibutuhkan. Perlengkapn tersebut sudah siap digunakan.

"Selain itu kami juga memerintahkan seluruh anggota kepolisian untuk lebih waspada dan tidak boleh lengah. Terutama penjagaan pada pintu masuk di Mapolres Probolinggo," tegasnya.

Menurutnya, aksi teror tersebut tidak melulu tempat ibadah yang menjadi sasaran. Sehingga, pihaknya juga memperketat keamanan di Mapolres dan tempat vital lainnya. Dikhawatirkan, peristiwa yang terjadi di Polrestabes Surabaya, terjadi juga di Probolinggo.

Ia menambahkan, senpi tersebut sangat dibutuhkan dalam menghadapi teroris. Karena para pelaku teroris tersebut rata-rata memegang senjata api dan senjata tajam. Tentunya, perlawanan untuk menumpas aksi teror harus dilawan dengan senjata untuk menjaga diri.

"Kami juga menekan pada seluruh anggota untuk tidak seenaknya menggunakan senjata api. Kecuali dalam kondisi mendesak dan mengancam, baik mengancam keselamatan diri sendiri atau orang lain," tutup Fadly. (*)

Jurnalis : Dicko W
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Sukma
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Registration