Selasa, 13 November 2018
Gaya Hidup

Mengapa Mudah Mengantuk saat Naik Mobil?

Mengapa Mudah Mengantuk saat Naik Mobil? ILUSTRASI - Mengantuk saat naik mobil. (FOTO: Beritagar)
Selasa, 10 Juli 2018 - 04:10

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Meski sudah tidur cukup, besar kemungkinan kita akan mudah mengantuk saat berada di dalam mobil. Hal ini membuat kita akan tertidur saat melakukan perjalanan. Sebenarnya, apa penyebab kita mudah mengantuk saat naik mobil?

Dilansir dari Daily Mail, Prof. Stephen Robinson yang berasal dari RMIT University, Melbourne, Australia menyebutkan bahwa getaran dari mesin mobil ternyata mampu membuat kita mengantuk. Bahkan, rasa kantuk ini sudah bisa muncul saat kita baru berada di dalam mobil selama 15 menit. Meskipun kita sudah tidur atau beristirahat dengan cukup, rasa kantuk ini tetap saja muncul.

Fakta menarik ini ditemukan setelah Prof. Robinson dan kawan-kawan menganalisa 15 partisipan yang menggunakan simulator virtual yang membuat kita mengalami sensasi seperti naik mobil. Dengan simulator ini, mereka diminta berkendara di jalur dua arah dalam waktu satu jam saja. Simulator ini juga bisa membuat kita merasakan getaran dengan frekuensi yang berbeda.

Partisipan kemudian dicek kondisi denyut jantungnya untuk mengetahui tingkat kewaspadaan dan mengantuk seseorang. Hasilnya adalah, getaran lembut dari mesin mobil bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks. Dikombinasikan dengan kondisi tubuh pengendara yang lelah, maka getaran ini bisa membuat kita menjadi mengantuk.

Penelitian ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan bagi produsen mobil untuk menurunkan getaran mesin atau setidaknya di badan mobil sehingga bisa membuat pengendara atau penumpangnya tidak mudah mengantuk. Jika tidak, mungkin bisa dibuat desain kursi khusus yang tidak mudah bergetar atau mencegah datangnya kantuk.

Itulah alasan mengapa kita mudah mengantuk saat naik mobil. Sebenarnya tidak ada salahnya kita mudah mengantuk saat naik mobil, tetapi kita tidak bisa menikmati pemandangan saat perjalanan jika sering tertidur di dalam mobil. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration