Kamis, 20 September 2018
Otomotif

Herpinar, Helm Pintar Pendeteksi Ngantuk dari Unej

Herpinar, Helm Pintar Pendeteksi Ngantuk dari Unej Ketiga mahasiswa teknik elektro Unej saat menunjukkan Herpinar. (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 06 Juli 2018 - 18:28

TIMESINDONESIA, JEMBER – Salah satu penyebab kecelakaan pada pengendara sepeda motor yakni pengendara yang mengantuk. Berangkat dari hal tersebut, sejumlah mahasiswa Teknik Elektro Universitas Jember (Unej), Jawa Timur menciptakan helm yang dapat mendeteksi pemakainya mengendarai sepeda motor dalam keadaan mengantuk. Helm tersebut bernama Herpinar.

"Inspirasi kami dari banyak kejadian kecelakaan yang disebabkan orang ngantuk saat berkendara," tutur salah satu mahasiswa pembuat Herpinar, Kukuh Priambodo, saat ditemui di kawasan Unej, Jumat (6/7/2018).

Ia menjelaskan Herpinar yang dirancang tersebut dilengkapi dua sensor yang dapat membaca otak dan denyut nadi. Bila pengendara mengantuk, motor yang sedang dikendarai secara otomatis akan melambat dan lampu sign kiri akan menyala jika tingkat mengantuk sudah pada taraf kronis. 

"Jadi meskipun digas bagaimanapun motornya tidak bisa jalan," kata Kukuh. 

Selain itu, helm pintar ini juga dapat memberikan getaran beberapa menit yang bisa membuat pengendara terjaga sampai menepi, "Getaran itu didapat dari pancaran sinyal otak dan nadi tadi yang kemudian bisa mengaktifkan getaran," terangnya.

Proyek pembuatan Herpinar memakan biaya sekitar Rp4 juta. Dana tersebut didapat dari bantuan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang dikucurkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Sementara itu, Sumardi selaku dosen pembimbing menerangkan Herpinar akan segera menjalani uji kelayakan. Uji kelayakan ini nantinya akan mengundang beberapa pihak termasuk pihak kepolisian. 

"Jadi dilihat bisa apa tidak alat ini nantinya dipakai oleh masyarakat," ujarnya. (*)

Jurnalis : Aminatus Sofya
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration