Pendidikan

UB Latih 4 Perguruan Tinggi Tingkatkan Jaminan Mutu

UB Latih 4 Perguruan Tinggi Tingkatkan Jaminan Mutu Rektor Universitas Brawijaya melakukan paparan "Peningkatan kapasitas pengelolaan PT asuhan menuju Good University Governance (GUG) dan penandatanganan MoU program PT. Asuh antara Rektor UB dg Pimpinan PT Asuhan dan Komitmen menjalankan SPMI" (FOTO : Adh
Selasa, 08 Mei 2018 - 20:00

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Peningkatan jaminan mutu akan menjadi target yang akan dilaksanakan Universitas Brawijaya (UB) dalam program Perguruan Tinggi (PT) Asuh Unggul.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof M Bisri mengatakan program PT Asuh Unggul akan dimulai dengan penanda tangan MoU dengan 4 PT Asuh. UB menjalin kerjasama dengan tiga PT asuhan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan satu PTS di Jawa Timur. Empat PT itu adalah Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu (UNIQHBA) Lombok Tengah, Politeknik Medica Farma Husada (MFH) Mataram, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 45 Mataram dan Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang.

Rektor-UB-Bisri.jpg

"Ini mengawali tugas Kemenristek pada UB untuk meningkatkan jaminan mutu internal kampus swasta," kata Bisri saat ditemui TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Selasa (8/5/2018).

Bisri mengungkapkan berbeda dengan program sebelumnya, tahun ini ada empat PT sedangkan sebelumnya tiga PT. Penyelenggaran program ini pun akan dilakukan secara bertahap agar dapat terlaksana dengan sempurna.

"Saya harap kedepan setelah ini, mereka sudah bisa melaksanakan diaudit internal dan eksternal sesuai dengan ketentuan BAN PT," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Medica Farma Husada, Syamsuriansyah M Kes menyambut  baik program ini. Sebab, ini merupakan program luar biasa positif. 

Pemaparan-rektor.jpg

"Kami harap manejemen kami bisa lebih baik dan meningkatkan akreditasi kampus kami," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam kerjasama MoU UB dan empat PT Asuh ini diharapkan juga tercapai indikator kinerja kegiatan, yaitu adanya pernyataan komitmen keberlanjutan penerapan SPMI, peningkatan SDM yang tersosialisasi SPMI, dan peningkatan jumlah auditor internal. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration