Pendidikan

Kisah Mahasiswa Polbangtan Malang Ikuti Kemah Bakti Pemuda

Kisah Mahasiswa Polbangtan Malang Ikuti Kemah Bakti Pemuda Para peserta Kemah Bakti Pemuda membentuk formasi pada upacara penutupan, Minggu (1/6/2018) di lapangan Sapta Marga Divif 2/Kostrad, Malang. (FOTO: Dok. Mochlisin)
Senin, 02 Juli 2018 - 05:32

TIMESINDONESIA, JAKA – Ribuan pemuda se-Malang Raya mengikuti Kemah Bakti Pemuda. Kegiatan ini diselenggarakan Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad/Malang.

Mochlisin, mahasiswa tingkat 1 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menjadi salah satu pesertanya.

Kegiatan yang diikuti kurang lebih 1.500 peserta ini, berlangsung sejak Sabtu (23/6/2018) hingga Minggu (1/7/2018).

Kegiatan Kemah Bakti Pemuda secara resmi dibuka di lapangan Sapta Marga Divif 2/Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang.

Mochlisin menuturkan, berbagai materi diberikan oleh narasumber kepada para peserta. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah Titik Haryanti dari Komisi Perlindungan Anak.

Inti penyampaian materi, seperti disampaikan Mochlisin, acara televisi di Indonesia perlu lebih memberi manfaat bagi anak bangsa. Baginya, hal ini menarik untuk didiskusikan. 

Apa yang dipaparkan Titik kepada para peserta, lanjutnya, menjadi motivasi agar dapat memberi media pembelajaran yang lebih mendidik, khususnya bagi anak bangsa.

Mochlisin juga menceritakan, kemah bakti pemuda juga diisi dengan pengenalan lingkungan Kostrad, serta pameran alutsista.

"Ada juga kegiatan outbond dan renungan malam yang diiringi musik akustik, kegiatannya menarik sekali," tuturnya usai kegiatan.

Tepat hari Minggu (1/7/2018), Kemah Bakti Pemuda ditutup. Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq selaku inspektur upacara menutup secara resmi kegiatan ini.

"Cakra.. Luar Biasa." Yel-yel penyemangat itu menutup Kemah Bakti Pemuda.

Mochlisin mengaku, kegiatan Kemah Bakti Pemuda ini sangat menginspirasinya sebagai generasi penerus untuk memberi sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration