Pendidikan

Ini Saran Ketua DPR Soal Penurunan Hasil UN SMA 2018

Ini Saran Ketua DPR Soal Penurunan Hasil UN SMA 2018 Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). (FOTO: Nuswantara News)
Jum'at, 04 Mei 2018 - 17:57

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Hasil nilai Ujian Nasional (UN) SMA sederajat tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong dilakukan evaluasi menyeluruh sehingga siswa mendapat nilai lebih baik di tahun mendatang.

Menurut Bamsoet, evaluasi menyeluruh wajib dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Sebab berdasarkan penelaahannya, hasil UN 2018 dipengaruhi oleh adanya beberapa perubahan. Yakni menyangkut moda pelaksanaan ujian dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Lalu peningkatan kualitas soal-soal ujian yang belum diinformasikan ke siswa."Harus dilakukan evaluasi menyeluruh," kata Bamsoet, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Pertama, soal motivasi siswa. Menurut Bamsoet, UN memang tak lagi jadi penentu kelulusan siswa. Baginya, walau tak menentukan, guru pembimbing di sekolah sebaiknya tetap membina serta memotivasi agar siswa tetap mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

Selanjutnya, politikus Golkar itu juga mendorong segera dilakukan pemetaan nilai-nilai siswa yang mengalami penurunan. Harus dipersiapkan program pendidikan bagi siswa agar selalu siap mengerjakan soal apapun dalam UNBK selanjutnya.

"Mengingat peningkatan kualitas soal-soal ujian juga harus diiringi dengan kesiapan siswa-siswi," imbuh Bamsoet.

Ketiga, memastikan dilakukan peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan. Bamsoet meminta Komisi X DPR mendorong Kemendikbud untuk memanfaatkan dana APBN untuk pendidikan sebesar 20 persen, dengan baik.  "Khususnya untuk peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan, serta pemanfaatan dana sarana prasarana yang tepat, agar dapat meningkatkan kualitas siswa," tutup dia. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration