Otomotif

Deretan Mobil Lokal yang Bersaing di IIMS 2018

Deretan Mobil Lokal yang Bersaing di IIMS 2018 PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia menampilkan mobil prototype yang rencananya bakal masuk dalam program pemerintah (Herdi/Liputan6.com)
Selasa, 24 April 2018 - 09:24

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 tak hanya dijejali merek-merek mobil dari luar negeri saja. Sebaliknya, beberapa pabrikan otomotif lokal juga turut hadir dalam pameran yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, mulai 19-29 April 2018.

Dari pantauan Liputan6.com, setidaknya ada empat merek mobil buatan anak bangsa yang ikut hadir dan tergabung di Hall C, JIExpo, Kemayoran.

Keempat merek otomotif lokal tersebut antara lain PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia, PT Velasto Indonesia, CV Karya Hidup Sentosa, dan PT FIN Komodo Teknologi .

Berikut model mobil-mobil yang dipamerkan masing-masing pabrikan:

KMW

IIMS-2.jpgPT Kiat Mahesa Wintor Indonesia menampilkan mobil prototype yang rencananya bakal masuk dalam program pemerintah (Herdi/Liputan6.com)

Selama IIMS 2018, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia menampilkan mobil prototype yang rencananya bakal masuk dalam program pemerintah yang disebut Alat Mekanisasi Multiguna Pedesaan (AMMDes) dengan merek KMW (Kiat Mahesa Wintor).

Meski masih purwarupa, mobil ini rencananya dapat digunakan sebagai alat transportasi di daerah-daerah pelosok yang belum terjangkau oleh fasilitas dan sarana transportasi yang memadai. Mobil ini juga bisa dijadikan kendaraan angkut yang membawa hasil perkebunan dari desa ke kota.

Mobil KMW yang mampu mengangkut 700 kg di jalan datar dan 500 kg di jalan menanjak dibenamkan mesin berkapasitas 500 cc yang sanggup menghasilkan daya 14 Tk dengan putaran maksimum 2.800 rpm. Mobil ini dapat dipacu hingga 60 km/jam.

Quick Truck

IIMS-3.jpgQuick Truck diproduksi di Yogyakarta (Herdi/Liputan.com)

Selain KMW, ada juga Quick Truck yang sama-sama diproduksi di dalam negeri atau tepatnya di Yogyakarta. Mobil ini disebut sebagai kendaraan yang mendukung pemerintah perihal angkutan pedesaan.

“Quick Truck hadir untuk membantu produktivitas sawit agar lebih efisien. Kami yakin produk kami dapat diterima petani dan perusahaan sawit di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Direktur Utama CV Karya Hidup Sentosa, Hendro Wijayanto.

Mobil ini dilengkapi mesin diesel Kubota yang mampu menghasilkan daya hingga 14 Tk dan memiliki kecepatan maksimal 20 km/jam.

Wintor

IIMS-4.jpgWintor memiliki dimensi dengan panjang 3.350 mm, lebar 1.310 mm, tinggi 1.900 mm, serta ground clearance 200 mm (Herdi/Liputan6.com)

Sebelum melakukan kolaborasi dengan PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia, PT Velasto Indonesia telah lebih dulu memiliki mobil khusus untuk perkebunan yang disebut Wintor. Saat ini mobil tersebut juga dipamerkan di IIMS 2018.

Wintor memiliki dimensi dengan panjang 3.350 mm, lebar 1.310 mm, tinggi 1.900 mm, serta ground clearance 200 mm. Berat kosong 650 kg untuk tipe bonnet, dan 700 kg untuk tipe semi bonnet.

Mobil ini dilengkapi mesin diesel berkapasitas 550 cc yang menghasilkan daya 11 Tk pada 2.400 rpm.

Komodo

IIMS-5.jpgKomodo diproduksi di Cimahi, Jawa Barat (Herdi/Liputan6.com)

PT FIN Komodo Teknologi memang telah dikenal sejak 2008. Namun perlu dicatat, mobil ini bukan jenis kendaraan pedesaan. Hanya saja Komodo yang diproduksi di Cimahi, Jawa Barat, memang cocok digunakan di jalur offroad.

Komodo memiliki kapasitas penumpang dua orang, dapat dapat mengangkut muatan hingga 250 kg. Sementara dimensi panjangnya 2.650 mm, lebar 1.750 mm dan tinggi 1.460mm. Mesin mobil ini berkapasitas 250 cc, yang dapat memuntahkan daya hingga 41 Tk. Mobil ini dapat dipacu hingga kecepatan 60 km/jam. (*)

Baca berita menarik lainnya di liputan6.com di sini

Jurnalis : Herdi Muhardi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : Liputan6

Komentar

Registration