Senin, 22 Oktober 2018
Politik

Kisah Pahit Demokrat Banyuwangi Saat Bantu Korban Banjir Bandang Alasmalang

Kisah Pahit Demokrat Banyuwangi Saat Bantu Korban Banjir Bandang Alasmalang Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, beserta jajaran saat menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat korban bencana banjir bandang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. (FOTO: Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)
Sabtu, 23 Juni 2018 - 21:56

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Tiba di lokasi banjir bandang, di Balai Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, wajah Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, kelihatan cukup sumringah. Raut rasa lelah usai menempuh perjalanan dari kampanye akbar Khofifah-Emil di Stadion Banyuangga, Probolinggo, nyaris tak terlihat.

Dalam hatinya hanya ada keinginan untuk segera membantu korban bencana banjir bandang di desa setempat. Serta melihat apa yang dibutuhkan warga terdampak.

kisah-pahit-demokrat-2.jpgAir mineral kemasan botol bergambar Khofifah-Emil yang diberikan kepada korban bencana banjir bandang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. (FOTO: Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id))

Begitu turun dari mobil, MIchael dengan didampingi jajaran langsung memasuki pendopo balai desa. Pasca bencana banjir bandang, Jumat kemarin (22/6/2018), tempat ini menjadi Posko Tanggap Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Kami ingin menyerahkan bantuan, sementara karena kami baru pulang kampanye dari Probolinggo, kami hanya membawa air mineral," ucap Michael kepada petugas Posko, Sabtu (23/6/2018).

Dia yang didampingi Sekretaris DPC, Julisetyo Puji Rahayu, juga menjelaskan bahwa air mineral kemasan botol yang dibawa bergambar Pasangan Calon (Paslon) Khofifah-Emil. Hal tersebut disampaikan lantaran dia tidak ingin dianggap atau muncul anggapan memanfaatkan bencana untuk promosi Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) usungan partainya.

Dia pun menjelaskan bahwa dirinya beserta rombongan baru balik dari kampanye akbar Khofifah-Emil di stadion Banyuangga, Probolinggo. Karena air mineral bekal masih banyak tersisa, sekitar 100 dos lebih, dianggap itu bisa disalurkan di awal. Terlebih hari ini masih belum masa tenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Artinya kegiatan sosialisasi Paslon masih diizinkan.

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration