Peristiwa - Daerah

STPP Malang Pendampingan OPA di Pasuruan

STPP Malang Pendampingan OPA di Pasuruan Kegiatan olah tanah di Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. (FOTO: STPP Malang for TIMES Indonesia)
Jum'at, 08 Juni 2018 - 23:03

TIMESINDONESIA, PASURUANSTPP Malang terus melakukan pendampingan Optimalisasi Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (OPA) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pendampingan dilakukan untuk mempercepat olah tanah dan tanam dalam mendukung program Luas Tambah Tanam (LTT). 

Menjelang akhir Ramadhan ini, pendampingan dilakukan di Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil. Alsintan berupa hand tractor/traktor roda dua) dimanfaatkan untuk mengolah potensi lahan seluas 70 hektare (ha).

"Kemarin (Kamis, 7 Juni 2018) kami mendampingi pemanfaatan 10 unit hand traktor untuk mengolah 5 hektare lahan dari total 70 hektare," ujar Rika Despita, dosen STPP Malang kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Jumat (8/6/2018).

Rika menjelaskan, traktor roda dua mampu mengolah lahan 0,3 hingga 0,5 ha dalam sehari. Ini sangat membantu dalam percepatan pengolahan, serta menghemat waktu, biaya dan tenaga kerja. Adapun 10 unit hand traktor yang digunakan tersebut, milik usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) dan kelompok tani setempat.

Dengan mobilisasi alsintan untuk olah tanah ini, kata dia, mendukung percepatan usaha tani.  

"Operator alsintan yang handal dan terlatih juga mempengaruhi percepatan olah tanah," ujar perempuan yang menjadi Liaison Officer (LO) Kabupaten Pasuruan ini.

Mengingat luasnya potensi lahan, dia menekankan pada koordinasi yang baik agar pemanfaatan alsintan bisa optimal.

Rika mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan STPP Malang bersama pihak terkait di Kabupaten Pasuruan ini, bertujuan mempertahankan swasembada pangan dan ketahanan pangan. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Tria Adha

Komentar

Registration