Politik Pilkada Kabupaten Bondowoso 2018

DPC PDIP Bondowoso Bantah Ada Kadernya Dukung Dhafir-Dayat

DPC PDIP Bondowoso Bantah Ada Kadernya Dukung Dhafir-Dayat Sekretaris DPC PDIP Bondowoso, Andi Hermanto. (FOTO: Memo X)
Selasa, 17 April 2018 - 21:14

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bondowoso membantah bahwa terjadi pengalihan dukungan kepada pasangan Dhafir-Hidayat dari kader PDIP di wilayah Dapil III.

"Mereka yang berkumpul mengatas namakan kader PDIP dalam deklarasi dukungan kemarin adalah tidak benar karena mereka bukan pengurus struktural PDIP," kata Sekretaris DPC PDIP Bondowoso, Andi Hermanto, Selasa (17/4/2018).

Andi mengatakan Sugiono yang menjadi perwakilan PDIP dalam deklarasi dukungan untuk pasangan Dhafir-Dayat bukan merupakan orang yang duduk dalam struktural kepengurusan PDIP. 

"Sugiono ini adalah mantan pengurus PDIP tahun 1999-2004. Sekarang sudah tidak menjabat distrukural partai lagi," kata Andi. 

Sedangkan Yustinus Yudi kata Andi, telah dikenai sanksi pemecatan oleh partai sejak tahun 2005.

"Yang hadir dalam acara kemarin juga tidak jelas siapa. Kader PDIP di Dapil III juga tidak mengetahui acara ilegal itu," tambahnya. 

Andi menjamin saat ini internal partai berlambang banteng tersebut solid untuk memenangkan pasangan yang telah diusung yakni Salwa Arifin dan Irwan Bachtiar Rachmat (Sabar). 

"Pasangan 'Sabar' yang kita usung ini unggul di Dapil III. Jadi deklarasi ini hanya kedok dan kekhawatiran saja. Saya jamin kader PDIP dari Ranting hingga DPC ini solid," pungkasnya. 

Sebelumnya pada Senin (16/4/2018) kemarin, ratusan orang yang mengatasnamakan kader PDIP Bondowoso mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso nomor urut 2, Dhafir-Hidayat. (*)

Jurnalis : Aminatus Sofya
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration