Ekonomi

Merasa Punya Hak atas 12 Ruko, Ini Pembelaan Agustina di Pengadilan

Merasa Punya Hak atas 12 Ruko, Ini Pembelaan Agustina di Pengadilan Suasana sidang Agustina Lenny di Pengadilan Negeri Malang. (FOTO istimewa)
Selasa, 17 April 2018 - 20:51

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wanita yang diajukan ke Pengadilan Negeri Malang sebagai terdakwa penggelapan karena tidak serahkan 21 rukoAgustina Lenny, Selasa (17/4/2018) siang menyampaikan pembelaan di Pengadilan.

Melalui kuasa hukumnya, Taufik Hidayat SH, terdakwa menyatakan masih memiliki hak atas 21 ruko di pasar besar. Bahkan ia menganggap perkara yang sedang dihadapinya ini adalah perkara perdata.

Dihadapan majelis hakim yang terdiri dari Djuanto SH, Imron Rosyadi, S.H dan Dina Pelita Asmara, S.H, kuasa hukum terdakwa menyatakan tidak ada detail kerugian atas Yohanes Halim.

Taufik juga mempertegas tidak ada detail kepemilikan Yohanes Halim terhadap 21 ruko Pasar Besar sebagaimana dalam akta notaris.

"Karena itu, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan adanya unsur kejahatan," katanya.

Kepada majelis hakim, Taufik menyatakan perbuatan terdakwa tidak meyakinkan melakukan tindak pidana, lepas dari tuntutan, lepas dari segala bentuk penahanan, memulihkan hak terdakwa seperti sedia kala, menetapkan barang bukti kembalikan pada yang berhak.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Agustina Lenny dilaporkan oleh Yohanes Halim telah menggelapkan 21 ruko dipasar besar. Ruko itu dibangun dengan fama dari Yohanes Halim.

Namun, ketika bangunan sudah selesai, dan sebagian ruko sudah terjual, ternyata masih sisa 21 unit.
Ketika Yohanes Halim meminta kunci 21 ruko itu tidak juga diserahkan sehingga Agustina Lenny lantas dilaporkan ke polisi. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration