Senin, 24 September 2018
Peristiwa - Daerah

Tiwi Resmi PLT Bupati Purbalingga

Tiwi Resmi PLT Bupati Purbalingga PLT Bupati Purbalingga, Dyah hayuning Pratiwi menyalami PLT Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmiko usai pengangkatan PLT Bupati Purbalingga di gedung Ardhilawet. (FOTO: Sinnangga Angga/TIMES Indonesia)
Jum'at, 08 Juni 2018 - 19:47

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Pasca peristiwa Operasi Tanggakap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Purbalingga Tasdi, Senin (4/6/2018) lalu, secara devacto pimpinan pemerintahan Kabuapaten Purbalingga beralih kepada Wakili Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi atau Tiwi.

Heru Sudjatmiko, Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Jawa Tengah, menegaskan kedatangannya ke Kabupaten Purbalingga membawa Surat dari Gubernur Jawa Tengah untuk menindaklanjuti Surat Keputusan dari Menteri dalam Negeri (Mendagri) untuk mengangkat Wakil Bupati Purbalingga menjadi Peleksana Tugas (PLT) Bupati Purbalingga.

“Surat Gubernur itu hanya menjadi penegas Surat Keputusan dari Mendagri bahwa Wakil Bupati Purbalingga harus dianggkat menjadi PLT Bupati. Sesungguhnya, secara devacto ketika Bupati berhalangan secara otomatis Wakil Bupati naik menggantikan,” tegasnya kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) usai melakukan pengangkatan PLT Bupati Purbalingga di Gedung Ardilawet, Kabupaten Purbalingga, Jumat (8/6/2018).

Menurutnya, sejak penetapan Tasdi menjadi tersangka kasus rasuwah pembangunan gedung Islamic Center di Kabupaten Purbalingga yang juga menyeret Kepala Bagian ULP Kabupaten Purbalingga, Hadi Iswanto, Waktil Bupati sudah memiliki kebijakan setingkat Bupati.

“Kalau dari kemarin Wakil Bupati sudah menandatangani beberapa surat atau keputusan yang berkaitan dengan pemerintahan Kabupaten Purbalingga, sudah sah walau masih berbunyi Wakil Wupati. Karena pelayanan terhadap masyarakat harus tetap berjalan, apapun kondisi yang sedang terjadi. Tapi mulai saat ini kebijakannya setingkat Bupati,” lanjutnya.

Dalam hal ini Heru Sudjatmiko, berharap PLT Bupati Purbalingga, Dyah Hyuning Pratiwi untuk bekerja secara profesional, karena dalam situasi seperti apapun pemerintahan harus berjalan dengan baik. Terutama untuk hal-hal yang bersifat strategis, PLT Bupati Purbalingga harus berani kordinasi dengan Pemprov, Sekda, bahkan sampai Camat dan Kepala Desa.

“Pemeritahan harus tetap berjalan, apapun yang terjadi. Maka saya datang ke sini untuk menegaskan itu, mengangkat PLT agar pemerintahan harus berjalan sebagaimana biasanya,” harapnya.

Tiwi juga menegaskan sejak hari ini, Jumat (8/6/2018) siap menjalankan tugas secara resmi sebagai PLT Bupati Purbalingga. 

“Mulai hari ini saya siap menjalankan tugas sebagail PLT Bupati Purbalingga. Walau sebenarnya sejak kemarin saya sudah harus menghandle beberapa kegiatan yang terkait dengan tugas Bupati,” tegasnya.

Pertama, lanjut Tiwi, sebaga Plt Bupati Purbalingga adalah berkordinasi dan konsolidasi dengan semua jajaran forkompimda dan forkompincam untuk kemudian melakukan tugas-tugas sebagaimana mekansime yang sudah ditetapkan.(*)

Jurnalis : Sinnangga Angga
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Tria Adha

Komentar

Registration