Peristiwa - Daerah

Sudah Wadul Soal Hama Ulat, Tapi Dinas Terkait Belum Bertindak

Sudah Wadul Soal Hama Ulat, Tapi Dinas Terkait Belum Bertindak Kepala Desa Pangkahkulon, Ahmad Fauron saat melihat pohon mangrove yang habis terkena hama ulat. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)
Selasa, 17 April 2018 - 16:51

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemerintah Desa (Pemdes)  Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur telah mengirimkan surat kepada pihak terkait soal hama ulat. Namun, sampai saat ini belum ada tindakan. 

Padhal, hama ulat yang menyebar sejak dua minggu itu menghabiskan pohon mangrove di areal pertambakan warga seluas ratusan hektare.

Dari pantauan, daun dan ranting pohon mangrove gundul akibat hama ulat. 

Kepala Desa Pangkahkulon, Ahmad Fauron menjelaskan, soal hama ulat yang menyebar di lahan pertambakan warga.

BACA JUGA: Hama Ulat Menyebar, Petani Tambak di Gresik Merugi

Pihaknya sudah mengirimkan surat kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti. 

"Sudah mengirimkan surat. Sudah wadul ke UPT Pertanian Kecamatan Ujungpangkah dan Dinas Perikanan tapi sampai saat ini masih belum ditangani," katanya kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Selasa (17/4/2018). 

Fauron meminta dinas terkait agar tidak tutup mata soal hama ulat ini. Sebab kata dia, hama ulat yang menyebar di ranting dan daun pohon mangrove ini sangat merugikan warga khususnya petani tambak yang merugi ratusan juta rupiah. 

Jurnalis : Akmalul Azmi
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Gresik

Komentar

Registration