Peristiwa - Daerah

Korban Penyebaran Video Hot, Dijanjikan akan Dinikahi Pelaku

Korban Penyebaran Video Hot, Dijanjikan akan Dinikahi Pelaku Korban saat melapor ke SPKT Polresta Probolinggo (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)
Selasa, 17 April 2018 - 14:58

TIMESINDONESIA, JAKARTAKasus penyebaran video hot yang dilakukan oleh mantan kekasih SK (22), janda satu anak asal Sukabumi, Kota Probolinggo, Jawa Timur, masih dalam penyelidikan polisi.

Berdasarkan sejumlah informasi yang berhasil dihimpun, korban sempat termakan bujuk rayu pelaku, yang menjanjikan akan menikahi SK.

Secara gamblang, SK kemudian menceritakan awal mulanya ia berhubungan dengan pelaku, SA (30), warga Desa Dandang Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Ia mengaku, hubungan dengan pelaku karena dikenalkan rekannya. Yang merupakan mantan istri SA.

Kepada SK, pelaku SA sempat menjelekkan mantan istrinya yang diceraikan. Kemudian membujuk SK untuk mau menjalin hubungan asmara.

Bahkan hingga berhubungan layaknya suami istri. Hubungan keduanya makin intens, setelah pindah ke Bali. Berada sekitar lima bulan disana, membuat hubungan asmara kedua insan beda jenis ini, makin hot.

“Ketika di Bali itulah, sering direkam waktu gituan. Saya sebenarnya sudah bilang, gak usah direkam seperti itu. Tapi dia tetap saja,” kata SK, Selasa (17/4/2018).

Sebagai wanita baik-baik, Sk kemudian meminta pertanggung jawaban dari SA. Yakni menjadikannya sebagai istri sah.

Namun yang bersangkutan terus saja mangkir. Bahkan SA juga menghalangi niat SK untuk sekedar pulang dari Bali.

“Saya bisa pulang, setelah bapak saya sakit. Dari situ kemudian saya kabur darinya,” ujarnya.

Namun tindakan Sk pulang untuk menjenguk bapaknya itu, rupanya membuat pelaku SA makin naik pitam. Ia kemudian menyebarkan video hubungan intim keduannya, ke jejaring sosial facebook.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang janda di Kota Probolinggo Jawa Timur, terpaksa melaporkan pacarnya ke polisi. Karena menyebarkan video hot, yang berisi hubungan suami istri keduanya, ke facebook. Korban termakan bujuk rayu pelaku, karena dijanjikan akan dinikahi pelaku. (*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Registration