Tekno

Facebook Diprotes Lagi, Ini Alasannya

Facebook Diprotes Lagi, Ini Alasannya Facebook. (FOTO: The Telegraph)
Selasa, 17 April 2018 - 06:49

TIMESINDONESIA, JAKARTAFacebook kembali menjadi sorotan, karena saat sidang pekan lalu, CEO Mark Zuckerberg mengemukakan mereka juga melacak penggunaan internet orang-orang yang tidak memiliki akun Facebook. Pernyataan ini menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. Bahkan Facebook diprotes lagi karena pelacakan ini.

Zuckerberg menjawab pertanyaan dari Represntatif Ben Lujan, bahwa Facebook melacak non-pengguna demi alasan keamanan. Facebook kemudian mendapat protes karena praktik tersebut, beberapa meminta perusahaan tersebut mencari cara untuk memberi tahu non-pengguna mengenai informasi apa saja yang diketahui Facebook.

Praktik ini menambah deretan protes kepada Facebook, Zuckerberg dituduh tidak berbuat banyak untuk melindungi data pengguna.

Facebook mendapatkan data non-pengguna dari orang-orang yang berada dalam jaringan tersebut, misalnya saat seorang pengguna mengunggah alamat email teman. 

Data non-pengguna juga dapat berasal dari “cookies”, berkas kecil yang disimpan dalam browser dan digunakan Facebook dan yang lainnya untuk melacak orang di internet, terkadang untuk keperluan target iklan.

Ketika ditanya apakah ada opsi untuk mematikan fitur ini? Facebook menyatakan “Ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk membatasi pengunaan informasi untuk iklan, misalnya menggunakan peramban atau perangkat untuk menghapus cookies. Ini akan berlaku untuk layanan di luar Facebook karena, seperti yang sudah disebutkan, ini adalah standard bagaimana internet bekerja”.

Facebook akan memasang cookies ke non-pengguna jika mereka mengunjungi situs yang memiliki tombol “like” atau “share” dari Facebook, meski pun orang tersebut tidak mengklik tombol itu.

Data tersebut kemudian digunakan untuk membuat analisis, termasuk mengenai traffic sebuah situs. Facebook menyatakan tidak menggunakan data untuk iklan, hanya mengundang orang untuk membuat Facebook.

Itulah alasan Facebook diprotes lagi. Protes ini karena Facebook dinilai tidak berbuat banyak untuk melindungi data pengguna. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration