Olahraga Liga 1

Persela Kembali Gagal Menang di Kandang Lawan Bali United

Persela Kembali Gagal Menang di Kandang Lawan Bali United Gelandang Persela, Diego Assis, berduel dengan bek Bali United, Demerson, di laga lanjutan Gojek Liga 1, di Stadion Surajaya Lamongan, Senin, (16/4/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)
Senin, 16 April 2018 - 21:52

TIMESINDONESIA, JAKARTAPersela Lamongan kembali gagal meraih angka sempurna di laga kandang musim 2018, ketika menjamu Bali United pada laga lanjutan Gojek Liga 1, Senin, (16/4/2018) malam WIB.

Pada laga yang berlangsung sengit di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir, untuk kedua kalinya hanya sanggup berbagi angka 1-1 di depan ribuan pendukungnya sendiri -LA Mania dan Curva Boys.

Padahal di laga ini, Guntur Triaji telah membuat Persela unggul lebih dulu dengan lesakan golnya di menit 38. Gol lahir setelah menerima bola pantul dari Loris Arnaud di dalam kotak penalti.

Sementara gol balasan dari tim berjuluk Serdadu Tridatu diukir oleh Ilija Spasojevic pada menit ke 64. Sontekannya Spaso itu lahir setelah memanfaatkan tendangan sudut Stefano Lilipaly.

Persela-Bali-2.jpg

Kembali gagal mendulang angka sempurna pertama di musim ini, kubu Persela merasakan kekecewaan yang cukup mendalam. Sebelum ditahan imbang Bali United, beberapa waktu lalu Persela juga ditahan imbang Persebaya Surabaya.

“Kita sangat kecewa, karena kita tuan rumah gagal lagi meraih poin maksimal, seharusnya pertandingan tadi milik kita,” ucap Asisten Pelatih Persela, Danur Dara, di sesi jumpa pers usai pertandingannya, Senin, (16/4/2028).

Semestinya, sambung Danur, Laskar Joko Tingkir bisa meraih hasil sempurna, andai setiap peluang yang diperoleh bisa dimanfaatkan dengan baik oleh barisan tukang gedor Persela.

“Sepanjang pertandingan kita lebih banyak memperoleh peluang daripada mereka. Sangat disayangkan, karena seharusnya kita memenangkan pertandingan malam ini,” ujarnya.

Danur juga menyebut, gawang tim yang bermarkas di Stadion Surajaya ini, terlalu mudah dibobol oleh lawan-lawannya. Menurutnya, pemain selalu mengulang kesalahan yang sama, dengan kebobolan melalui bola-bola mati.

“Gol terjadi karena beberapa pemain tidak disiplin, padahal di briefing sudah kita kasih tahu, kalau defending corner lawan Epaso siapa, lawan yang Korea (Ahn Byung-keon) siapa, tapi spaso tadi bebas tidak ada yang jaga,” katanya.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan pemain asing asal Jepang, Shohei Matsunaga. Ia mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang ini. “Sebenarnya babak pertama kita banyak peluang, dan kalau itu kita jadi gol ceritanya akan lain. Kita tadi bermain lumayan bagus,” tuturnya

Di sisi lain, rasa berbunga-bunga tentu saja dirasakan kubu Bali United yang sukses mencuri angka satu di kandang lawan. “Kita syukuri, kita sangat syukur bisa mendapat poin satu,” kata Asisten Pelatih Bali, Eko Purjianto.

Namun, dikatakannya, untuk bisa.mendapat poin satu, para penggawa Serdadu Tridatu harus bekerja ekstra keras. “Kita dapat poin hari ini karena anak-anak fighting spiritnya tinggi, ada rasa tidak mau kalah, walau pun mati-matian,” ujar Eko.

Meski, harapan untuk bisa meraih tiga angka seperti musim lalu gagal terlaksana. Sebab, tambahnya, Persela yang sekarang berbeda dengan skuad musim lalu. “Persela adalah tim bagus, memiliki karakter yang berbeda dibandingkan tahun lalu,” ucapnya. (*)

Susunan Pemain:

Persela Lamongan (4-2-3-1): Dwi Kuswanto (GK), Arif Satria, Wallace Costa, Eky Taufik, Samsul Arifin, Ahmad Subagja, Diego Assis, Shohei Matsunaga, Fahmi Al Ayyubi, Muhammad Guntur, Loris Arnaud,

Bali United (4-3-3-): I Wayan Hendrawan (GK), Ricky Fajrin, Ahn Byung-keon, Demerson, Dias Angga Putra, I Gede Sukadan, Fadil Sausu, Milos Krkotic, Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly.

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Registration