Peristiwa - Nasional

Dokter Hafil: Rumah Sakit akan Dituntut Jika Tidak Rawat Setya Novanto

Dokter Hafil: Rumah Sakit akan Dituntut Jika Tidak Rawat Setya Novanto Direktur RS Medika Permata Hijau dr Hafil Budianto Abdulgani saat bersaksi di Sidang menghalangi penyidikan Setya Novanto dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/4/2018). (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Senin, 16 April 2018 - 15:22

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dokter Bimanesh Sutarjo sempat menyampaikan kekhawatiran, RS Medika Permata Hijau dituntut bila tidak merawat Setya Novanto yang saat itu menjabat Ketua DPR RI. 

Kekhawatiran Bimanesh itu, disampaikan Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau, dr Hafil Budianto Abdulgani saat bersaksi di sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan kasus korupsi E-KTP Setya Novanto dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (16/4/2018).

"‎Yang saya ingat, dr Bimanesh menyatakan bahwa Bapak Setya Novanto adalah pejabat sehingga harus ditangani. Beliau khawatir rumah sakit bisa dituntut kalau tidak menangani," kata Hafil. 

‎Dia menjelaskan, pernyataan surat tertulis dari dr Bimanesh merupakan respon dari dewan direktur dan dewan komisaris yang ingin meminta penjelasan kepada dr Bimanesh atas dirawatnya Setya Novanto.

Menurut Hafil, RS Medika Permata Hijau berada di bawah grup jaringan kesehatan asal Malaysia yakni Kumpulan Perubatan Johor (KPJ).

"Jadi pada 2 Desember 2017, para anggota dewan direktur dan dewan komisaris berkumpul di Jakarta.‎ Di situ saya dapat instruksi minta menjelasan ke dr Bimanesh. Saya lalu melayangkan surat ke dr Bimanesh dan dijawab juga secara tertulis pada 5 Desember 2017," ujarnya.

Selain menjelaskan soal kekhawatiran RS Medika Permata Hijau akan dituntut, Hafil menyampaikan Bimanesh juga menjelaskan kronologi awal mantan Ketua DPR RI itu menjalani perawatan. "Selain itu dr Bimanesh juga memberikan saran di surat balasannya agar RS lebih tanggap ketika ada pejabat negara semisal presiden hingga menteri yang ingin dirawat.‎ Masukan itu saya terima," tambah Hafil. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration