Peristiwa - Nasional

Telusuri Calon Rektor, Kemenristek Dikti Gandeng KPK RI, BIN, dan PPATK

Telusuri Calon Rektor, Kemenristek Dikti Gandeng KPK RI, BIN, dan PPATK ILUSTRASI Kemristekdikti. (FOTO: Waspada Medan)
Rabu, 06 Juni 2018 - 21:48

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) gandeng KPK RI, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan juga Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menelusuri rekam jejak dan transaksi keuangan seorang calon rektor dalam pilrek.

Menurut Menristekdikti Mohamad Nasir, langkah ini untuk mencegah berkembangnya paham radikal di kampus.

"Agar rektor yang terpilih nantinya terbebas dari paham radikal. Oleh karena itu, pemilihan rektor kerap molor dari waktunya," tegas Nasir, Rabu (6/6/2018) seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Sofyan Tan meminta agar Kemristekdikti melakukan verifikasi ulang terhadap salah seorang calon rektor di sebuah perguruan tinggi nasional.

Sofyan menduga, calon rektor petahana melakukan penggalangan suara dengan menggunakan dana Islamic Development Bank (IDB) 2017.

"Verifikasi (dari Kemristekdikti) ini sangat mendesak, karena rektor terpilih tentu akan mengelola dana besar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kalau dana APBN dikelola orang yang bermasalah, tentu akan melukai dan mencederai pendidikan itu sendiri," kata Sofyan.

Dalam verifikasi ini Kemenristek Dikti menggandeng KPK RI, BIN dan PPATK untuk menelusuri rekam jejak para calon rektor yang akan maju pilrek. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Tria Adha
Sumber : Antara News

Komentar

Registration